Ada sumbangsih pemain asal Sragen Guntur Sulistyo Ariwibowo dari keberhasilan wakil Indonesia juara di ajang bergengsi ini. "Intensitas laga sangat tinggi dan mentalitas sangat berpengaruh," bebernya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (8/5/2023).
Partai final ini memang menegangkan. Apalagi Black Steel sempat tertinggal satu bola. Syukurnya mereka bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-33 lewat gol yang disumbangkan oleh Evan Soumilena. Namun hingga akhir laga, kedudukan antara kedua tim tidak ada perubahan (1-1). Sehingga harus diadakan adu penalti. Dewi Fortuna memihak Black Steel kali ini, karena mereka berhasil memenangkan persaingan di titik putih dengan skor 4-3.
Atas hasil ini, Indonesia sukses back-to-back winner, setelah musim lalu Bintang Timur Surabaya berhasil juara. Dan menariknya lawan yang dikalahkan juga Hongyen Thakam.
Soal hasil ini, Guntur mengaku sangat bahagia. "Ini hasil turnamen yang sangat berharga buat saya pribadi. Karena tahun kemarin karir saya sempat surut, waktu di klub lama saya jarang dapet menit bermain. Tapi alhamdulillah saya dan tim (Black Steel) dapat menjuarai Piala AFF antarklub tahun ini," katanya.
Ketika karirnya sempat surut, Guntur selalu mencoba untuk berpikir positif. Menurutnya, hal seperti ini wajar terjadi pada seorang atlet. "Seperti mikir, hal kayak gini wajar kok sebagai atlet. Kamu udah pernah di atas pasti kamu bisa ke atas lagi. Tinggal usahanya, jadi seperti memotivasi diri sendiri saja," ucap eks jebolan Persis Solo junior tersebut.
Syukurnya saat bergabung bersama Black Steel, Guntur mendapatkan menit bermainnya. Klub ini sejatinya sudah pernah dibelanya pada tahun 2016-2018. "Terus saya sempat pindah dan baru Ramadan kemarin saya balik lagi ke Black Steel. (Nah saat balik) saya persiapan AFF sama persiapan putaran Liga Futsal Indonesia saja,"
Ke depan, pemain yang menempati posisi flank ini tak mau cepat puas. Dia ingin terus mengevaluasi dirinya agar menjadi atlet yang lebih baik untuk tim maupun perfutsalan Indonesia. "Target selanjutnya pertama Liga Futsal Indonesia, dan semoga bisa tembus tim nasional lagi," pungkas pria yang sempat membawa Timnas Indonesia jadi runner-up Piala AFF 2022 tersebut. (nis/nik) Editor : Damianus Bram