"Alhamdulillah target dalam turnamen ini tercapai berkat usaha dan kerja keras semua elemen yang terlibat dalam tim ini. Bukan hanya itu saja, turnamen kali ini menjadi pengalaman berharga karena kami banyak melakukan rotasi. Kami memberikan menit bermain bagi pemain yang kurang jam bermain sebelumnya," ungkap pelatih Persis Women Alief Syafrizal kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (4/6/2023).
Pencapaian ini tentu saja melengkapi koleksi piala Persis Women. Sebelumnya mereka menjadi jawara di Piala Pertiwi Zona Jawa Tengah 2022. Usai mengalahkan PSIK Putri Klaten 7-0, 21 Maret lalu.
Datang di ajang Ratanika Cup II dengan pemain yang rata-rata sempat berseragam timnas, tentu tak sulit bagi Persis Women untuk selalu menang dengan skor cukup telak. Di babak penyisihan grup A, Persis sukses menumbangkan Pakuan City Bogor 9-0 dan Persewangi Banyuwangi 7-0.
Kemarin, langkah Persis Women dimulai di semifinal. Tim ini bertemu dengan Putri Mataram Sleman, dan bisa menang meyakinkan 4-0. Sore harinya, giliran Persib Bandung Putri yang jadi lawan berikutnya.
Babak pertama, Persis sudah unggul 2-1, lewat tendangan penalti Safira Ika di menit ke-9 dan gol cantik Helsya Maesyaroh di menit ke-22. Di babak kedua, Helsya cetak gol keduanya di menit ke-63, dan ditutup Marsela Awi yang ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat golnya di menit ke-70.
Dalam kompetisi ini, Persis membawa 26 pemain terbaiknya. Mereka adalah trio kiper Fani Supriyanto, Diah Ayu Wardani, hingga Salsabela Okta. Disusul pemain lainnya seperti Nastasia Suci, Vivi Oktavia, Ellen Tria F, Tia Darti, Shafira Ika, Helsya Maesaroh, Hanipa H, Rosdillah Siti, dan Marsela Awi.
Selanjutnya Octavianti Dwi N., Annisa Salmabilla, Annisa Salsabilla, Ranita Suhendi, Dian Cahya W., Remini Rumbewas. Hingga Sri Wulandari, Uswatun Khasanah, Armita Dwi O., Baiq Amiatun, Siti Rusdiana Sari, Armelia Nur Sava, Ayu Lidya, dan Bunga Syifa F. Ke-26 pemain ini diterjunkan ke lapangan hijau.
"Hasil positif ini semoga menjadi semangat dalam berlatih serta mengembangkan potensi mereka lebih dalam," imbuhnya. (nis/nik/dam) Editor : Damianus Bram