"Pertama kali saya datang ke sini, saya cukup kaget melihat level permainan di tim ini dan juga pemain sudah bermain dengan baik. Saya rasa tim ini sudah siap berkompetisi melihat level permainannya," ungkap eks penggawa Johor Darul ta’zim (JDT) pemain berdarah Mali tersebut, dikutip dalam video interview klub.
Ya, pernyataan ini memang cukup wajar. Komposisi skuad Persis musim ini tak banyak berubah. Hal ini lantaran mayoritas pemain lama dipertahankan, hanya ada tambahan empat pemain baru dan pemain Persis Youth yang akan dipromosikan ke tim senior. Jadi dari sisi chemistry, skuad Persis sudah terbangun cukup baik permainan antar pemainnya.
"Semoga kita jadi lebih siap lagi dalam beberapa waktu ini untuk berkompetisi," kata pemain serba bisa itu.
Dalam proses latihannya, Sidibe mengaku semua berjalan lancar. Begitu pula dengan rekan-rekannya yang welcome terhadap beredaannya.
Bicara soal pelatih, dibilang diuntungkan. Memangingat Sidibe sempat dilatih Leonardo Medina yang tahun lalu masih jadi asisten pelatih JDT.
"Ya dia (Leonardo Medina) selalu punya ide yang sangat baik dari sisi permainan. Saat di JDT (pola pelatihannya) juga tidak jauh berbeda. Jadi tidak ada kesulitan bagi saya untuk mengikuti arahan Leo (sapaan akrab Leonardo Medina)," tambahnya.
"Di sini juga ada mantan pemain JDT (Fernando Rodriguez), jadi saya tidak sulit juga untuk berbaur dengan pemain lain di Persis Solo," sambungnya
Bersama bond kebanggaan wong Solo, Sidibe akan all-out. Sidibe merupakan pemain kidal yang bisa mengisi berbagai posisi. Dari winger kanan, winger kiri, hingga gelandang serang. Dia juga terkenal memiliki akurasi passing yang tepat sasaran. Kehadirannya tentu saja untuk mengantikan sosok Ryo Martsumura yang dilepas Persis musim ini.
"Saya akan memberikan yang terbaik pada kesempatan saya di sini," bebernya. (nis/nik) Editor : Damianus Bram