Momen itu terjadi di Pondok Pesantren Al-Hamidy, Pamekasan (14/6). Penggawa Madura United dan para lora bermain dengan mengenakan ’’jersey santri’’ dengan bawahan sarung. Beto Goncalves dan Cleberson sampai sering keserimpet sarung.
’’Tidak ada saling canggung dalam pertandingan tersebut. Inilah sepak bola, semuanya akan bersatu dalam kondisi apa pun,’’ kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina.
Acara kemudian berlanjut menuju panggung. Sudah ada panggung berwarna merah yang disiapkan.
Para pemain, manajemen, pelatih, dan staf ofisial berbaris. Satu-per satu nama diperkenalkan. Launching pemain itu disambut meriah oleh para lori dan para ustad. Termasuk pengasuh Ponpes Al-Hamidy RKH Muhammad Rofii Baidhowi. (gus/c17/ali)
Editor: Dhimas Ginanjar Editor : Administrator