Pantuan Jawa Pos Radar Solo sejatinya pada saat kejadian, sejumlah steward juga langsung bergerak mengamankan. Bahkan lewat sound system di stadion panpel ikut mengingatkan para suporter.
"Kita jaga keamanan, keselamatan, dan kondusivitas. Untuk semua elemen suporter untuk menjaga keamanan agar bisa melaksanakan laga home di Stadion Manahan," kata panitia lewat pengeras suara di Stadion Manahan di sela sela laga.
Ketua Panpel Pertandingan Ginda Ferachtriawan mengatakan, panpel meminta bantuan ke polisi merupakan hal wajar. Ini sesuai dengan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
"Kami belum tahu persis kejadian apa yang menyebabkan (gesekan, Red). Tapi sesuai Perpol Nomor 10/2022, kami mendatangi langsung dan ketika kami merasa memang butuh bantuan dari pihak kepolisian, kami meminta polisi membantu masuk ke dalam stadion," katanya usai laga.
Dalam kejadian ini, Ginda juga membenarkan bahwa itu merupakan ricuh sesama suporter Persis. Jumlahnya mencapai puluhan.
"Meski sempat ada keributan pertandingan tetap dilanjutkan. Kami bisa memberi contoh kalau Stadion Manahan siap untuk pertandingan apapun," imbuh Ginda.
Meski begitu, panpel tetap berkoordinasi dengan Polresta Surakarta terkait keamanan pertandingan-pertandingan selanjutkan agar bisa berjalan dengan baik. (nis/bun) Editor : Damianus Bram