Ternyata pekerjaan rumah (PR) pasukan Leonardo Medina masih sama dengan pertemuan-pertemuan lalu. Mampu leading, tapi malah kehilangan konsentrasi. Kelengahan ini membuat lawan mampu membalikkan keadaan. Baik saat uji coba ataupun laga sesungguhnya. Mulai saat menjamu Jeonbuk Hyundai Motors maupun Persebaya Surabaya.
Bersyukur di laga pekan kedua ini Persis tidak kembali terkena penyakit "comeback". Sebab, PSS Sleman juga hanya mencetak dua gol. Gol pertama PSS Sleman terjadi pada menit ke-22, yang dicetak Ricky Cawor.
Setelah itu, Persis mampu memimpin dua gol. Pertama dari Fernando Rodriguez (42'), yang memanfaatkan umpan manis dari Moussa Sidibe. Disusul gol dari Eky Taufik (63'). Berawal dari tendangan bebas Moussa Sidibe yang terkena pagar pemain. Bola menyamping ke kiri dan jatuh di kaki Eky, yang akhirnya melahirkan gol.
Tapi keunggulan itu hanya seumur jagung. Menit ke-80, Wahyudi Setiawan Hamisi mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hingga pertandingan berakhir, skor dari kedua kubu tak berubah.
Terkait pertandingan ini, Head Coach Persis Solo Leonardo Medina merasa performa anak asuhnya lebih baik dari pekan sebelumnya. Tapi lagi-lagi mereka tidak bisa kontrol pertandingan.
"Saya pikir kita harus bekerja keras lagi untuk kontrol match," kata pelatih asal Meksiko itu usai laga. (nis/ria) Editor : Syahaamah Fikria