RADARSOLO.COM - Rumput Stadion Manahan Solo dipastikan aman usai pergelaran event konser musik Langit Benderang yang diinisiasi SMA Pradipta Dirgantara pada Sabtu (8/7/2023) kemarin. Perawatan rumput Stadion Manahan tidak membutuhkan waktu lama, sehingga bisa digunakan untuk laga home Persis Solo kala menjamu Borneo FC, akhir pekan ini (15/7/2023).
"Aman, karena penutupan hanya berlangsung kurang dari 1 hari. Perawatan ini ada beberapa yang kami lakukan mulai dari penyiraman kemudian pemotongan dan pemupukan butuh. Waktu sekitar 2-3 hari bisa digunakan kembali," ungkap Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Solo Rini Kusumandari kemarin
Selain terkait perawatan rumput, aturan ketat pun juga diterapkan oleh pengelola stadion kepada penyelenggara acara yang akan menggunakan fasilitas Manahan. "Arena (konser) kami minta ke penyelenggara untuk melakukan penutupan rumput sebelum acara dimulai. Jadi hanya ditutupi 24 jam," tambah Rini.
Namun nasib berbeda sepertinya akan dirasakan Persis Solo di laga kandang berikutnya, tepatnya saat melawan Arema FC, 30 Juli mendatang.
Konser Dewa 19 dijadwalkan digelar di Stadion Manahan, 29 Juli mendatang. Rini mengungkapkan pertandingan home Persis melawan Arema FC sehari kemudian tidak bisa dilangsungkan di Manahan, ini karena mepetnya masa perawatan.
"Nggak bisa, jadi kemarin dari informasi Mas Wali (sapaan akrab Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka) akan dialihkan. Untuk jadwal dan dialihkan kemana kami belum tahu," ucapnya.
Ditanya terkait laga laga Persis lawan Arema FC akan digelar dimana, Ketua Panpel Stadion Manahan Ginda Ferachtriawan belum bisa memastikannya. Dia mengakui masih akan berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo, serta PT LIB sebagai operator Liga 1.
"Yang akhir bulan (melawan Arema FC, 30 Juli) kemungkinan geser (lokasinya). Ini masih kami koordinasikan dengan pihak manajemen Persis. Jika tidak bisa digeser jadwalnya, mesti harus geser ke stadion lain," ungkapnya.
Direncanakan sebelum 15 Juli mendatang hasil keputusan laga Persis melawan Arema digelar kapan dan dimana akan diputuskan.
"Ini agar persiapannya bisa panjang, apapun keputusannya nanti. Ada beberapa opsi. Bisa ganti jadwal, atau pindah ke Stadion Sriwedari dengan konsekuensi tanpa penonton," pungkas Ginda. (atn/nik/dam)
Editor : Damianus Bram