RADARSOLO.COM – Kai Havertz akhirnya melakoni debut bersama Arsenal melawan FC Nurnberg di Max-Morlock-Stadion, Nuremberg, kemarin (14/7) WIB.
Laga pertama pramusim Arsenal itu berkesudahan 1-1. Havertz yang turun di babak kedua memang belum memberikan dampak instan. Gooners –sebutan fans Arsenal– pun menganggap performa Havertz B saja.
Seperti mengingatkan pendapat sebagian fans Chelsea, klub Havertz sebelumnya, bahwa pemain 24 tahun itu belum mencapai level bintang.
”Kami harus melihat proses adaptasinya (di beberapa laga pramusim berikutnya, Red). Waktu yang akan menjawab,” kata tactician Arsenal Mikel Arteta seperti dilansir Football London.
Dalam laga kemarin, Havertz belum jelas nyaman di posisi mana. Dia memang menggantikan Reiss Nelson yang bermain sebagai wide attacker kiri.
Tetapi, di lapangan, Havertz beberapa kali terlihat memerankan gelandang serang lantaran posisi di depan sudah dipenuhi Eddie Nketiah (main sejak starter), Gabriel Jesus, bahkan Folarin Balogun masuk sepuluh menit setelah turun minum.
Arteta memang disebut memproyeksikan Havertz kembali bermain sebagai gelandang serang, posisi aslinya ketika di Bayer Leverkusen. Hanya, seiring Arsenal juga memiliki Martin Odegaard sebagai gelandang serang, skema main Arteta belum tentu berjalan maksimal.
”Aku butuh beberapa pekan untuk terbiasa dengan gaya bermain (Arsenal, Red). Tetapi, itu tidak menghalangiku untuk selalu memberikan yang terbaik, termasuk segera mencapai kondisi fisik terbaik,” beber Havertz di laman resmi klub.
Menilik laga pramusim Arsenal, FC Nurnberg boleh dibilang lawan terlemah. Sebab, laga-laga berikutnya menghadapi Manchester United dan FC Barcelona sampai start kompetisi sesungguhnya di Community Shield menghadapi Manchester City (6/8). (JPG)
Editor : Damianus Bram