RADARSOLO.COM – FIFA akan mengunjungi Kota Bengawan, untuk mengecek calon venue Piala Dunia U-17. Tak hanya Stadion Manahan, pengecekan juga menyasar lapangan pendamping. Kabar yang beredar, Lapangan Kampung Sewu masuk dalam daftar pengecekan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta Y.F. Sukasno sangat mendukung Lapangan Kampung Sewu menjadi venue pendamping Piala Dunia U-17. Sejak kelar direvitalisasi, lapangan ini kondisinya cukup memadai. Sangat layak ditunjuk, bersama Lapangan Kota Barat, Banyuanyar, Stadion Sriwedari, Sriwaru, Stadion UNS, dan Blulukan (Kecamatan Colomadu, Karanganyar).
Apalagi Lapangan Kampung Sewu bersebelahan dengan permukiman warga. Sehingga bisa memotivasi anak-anak maupun generasi muda, yang menyaksikan pemain kelas dunia berlatih di sana.
“Karena berada ditengah permukiman, pasti nanti banyak yang menonton. Terutama anak-anak warga sekitar. Tidak hanya dari Kampung Sewu, namun juga kelurahan tetangga. Ini akan merangsang mimpi anak-anak untuk menjadi pemain sepak bola,” papar Sukasno, kemarin (30/7/2023).
Beberapa tahun lalu, lanjut Sukasno, Lapangan Kampung Sewu ditumbuhi semak belukar. Bahkan jadi habitat ular. Atas usulan Fraksi PDIP, lapangan itu akhirnya direvitalisasi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.
Di masa jayanya, di Lapangan Kampung Sewu sering digelar turnamen antarkampung (tarkam). Penontonnya selalu membeludak. “Ya kalau dipakai untuk tempat latihan tim Piala Dunia U-17, kami sangat mendukung. Semoga terpilih,” harapnya. (atn/fer)
Editor : Damianus Bram