RADARSOLO.COM – Sesuai hasil sidang komite disiplin PSSI yang digelar 22 dan 23 Agustus 2023, beberapa klub dan pemain Liga 1 mendapatkan sanksi denda dari PSSI.
Pada sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, 22 Agustus lalu, pemain Persikabo 1973, Komarodin mendapat hukuman larangan bermain sebanyak satu pertandingan sejak keputusan diterbitkan. Dia juga mendapat sanksi denda Rp 10 juta.
Sanksi diberikan karena dia dianggap melakukan tekel keras kepada pemain lawan. Tepatnya saat laga Persikabo 1973 melawan Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1, 13 Agustus lalu.
Denda Rp 10 juta juga diberikan ke penggawa PSIS Semarang Muhammad Adi Satryo. Sanksi ditambah larangan bermain dua pertandingan.
Dia dianggap melakukan pelanggaran melakukan pelanggaran serius menerjang pemain lawan dengan intensitas tinggi. Di laga kontra Persib Bandung, 20 Agustus lalu tersebut, dia juga menerima kartu merah langsung.
Sementara hasil hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 23 Agustus lalu, ternyata laga PSIS kontra Persib Bandung kembali dibahas.
Dua klub ternyata juga mendapat hukuman. Klub PSIS Semarang disanksi penutupan sebagian stadion (seluruh tribun timur) sebanyak satu pertandingan saat menjadi tuan rumah. Ditambah sanksi denda Rp 25 juta.
Sanksi ini diberikan karena PSIS dianggap gagal membuat pertandingan berjalan aman. Saat itu terjadi keributan antara suporter PSIS dan Persib Bandung di Tribun Timur Stadion Jatidiri.
Kubu Persib Bandung juga didenda Rp 25 juta. Tim ini dianggap salah, karena ada suporter fanatiknya yang datang di laga ini.
Cukup dilarang, karena Liga 1 musim ini suporter tamu dilarang hadir langsung ke venue pertandingan.
Belum cukup, klub Persib Bandung juga dapat denda Rp 25 juta lagi, karena suporter fanatiknya melakukan keributan dengan suporter tuan rumah PSIS Semarang di dalam stadion.
Sementara karena kejadian di dalam stadion, panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang juga disanksi Rp 25 juta.
Komdis menganggap mereka gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu di stadion. (nik)
Editor : Niko auglandy