RADARSOLO.COM - Nama kiper Persis Solo Pancar Nur Widiastono tak luput dari perhatian publik pecinta bola Kota Bengawan. Dia kini jadi pilihan utama Persis, di depan kiper senior Persis lainnya M. Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu.
Performa Pancar Nur terbilang cukup memukau hingga saat ini. Dalam empat laga yang dijalani, gawangnya kebobolan empat kali.
Tapi statistik performa di lapangan yang membuatnya dapat acungan jempol. Di mana, Pancar telah melakukan 20 penyelamatan (saves) selama empat pertandingan yang telah dijalaninya bersama Persis Solo di Liga 1 2023/2024 musim ini.
Jumlah tersebut hanya berselisih enam angka dari kiper PSIS Semarang Adi Satryo. Adi tampil delapan laga, dan mencatatkan 26 saves. Membuatnya menjadi kiper dengan saves terbanyak kelima, hingga pekan ke-9.
Sementara di atasnya ada kiper Barito Putera Ega Rizky P (9 matches, 27 saves), kiper PSS Sleman Pinthus (9 matches, 29 saves), kiper Bali United Adilson Maringa (9 matches,32 saves), dan tertinggi kiper Dewa United Stevens (8 matches, 39 saves).
Dengan catatan tersebut, rapor Pancar bisa dibilang bagus. Kiper berusia 23 tahun tersebut baru dimainkan beberapa laga lalu untuk jadi starter, menggantikan posisi Gianluca Pandeynuwu yang harus diparkir saat ini.
Terkait kesempatan untuk bermain, Pancar mengucapkan terima kasih kepada Head Coach Persis Solo Leonardo Medina.
"Yang pastinya saya akan selalu memberikan yang terbaik dan 100 persen di lapangan. Tak pernah saya mau mengecewakan semua pihak. Jadi pasti saya akan selalu memberikan yang terbaik. Motivasi saya itu untuk kebaikan tim dan pribadi juga. Jadi saya akan persiapkan terbaik di lapangan," beber Pancar sebelum laga melawan Bali United, 18 Agustus lalu.
Ini jelas jadi pembuktian kesabaran Pancar. Musim lalu di Liga 1 2022/2023 dia sama sekali tak dimainkan. Dia hanya jadi kiper ketiga, yang sering namanya tak masuk daftar susunan pemain.
Sebelumnya dia hanya dimainkan dua tahun lalu. Itupun sekali saat di akhir babak penyisihan Liga 2 2021.
Rapor Pancar di bawah mistar, bisa dibilang bagus. Kiper berusia 23 tahun tersebut jalani debut di Liga 1 saat melawat ke kandang Dewa United.
Dalam pertandingan tanpa pemenang itu (0-0), Pancar berhasil menyelamatkan lima peluang mutlak. Gawangnya juga perawan alias clean sheet.
Bukan hanya itu saja, saat menjamu Persib Bandung Pancar juga melakukan banyak penyelamatan. Total ada enam saves, membuat Persis menang 2-1 atas lawan.
Sementara saat melawan Persik Kediri memang Persis kalah 0-2. Tapi dalam laga pekan ke-8 tersebut, Pancar melakukan sembilan kali penyelamatan.
Selanjutnya saat melawan Bali United, Pancar kembali dipercaya sebagai starter. Tapi dalam laga itu, tercatat Pancar melakukan nol penyelamatan. Tapi Persis tetap berjaya dengan skor 3-1. (nis/nik)
Editor : Damianus Bram