RADARSOLO.COM – Persis Solo dipastikan bakal jadi musafir lagi. Ada beberapa opsi yang disiapkan untuk lokasi mengungsi, salah satunya adalah Stadion Kebo Giro Boyolali.
Soal penggunaan markas Persebi Boyolali di Liga 3 dan Nusantara United di Liga 2 tersebut, Bryan tidak menutup kemungkinan adanya opsi ini. Kendati demikian, manajemen masih akan berkonsultasi dengan penyelenggara kompetisi yakni PT LIB.
"Sekali kami perlu ada pertimbangan juga dari LIB. Termasuk fasilitas seperti lampu, akses, dan sebagainya. Saya rasa opsi-opsi baru muncul ketika sudah ada koordinasi lebih lanjut," ujar Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona.
Seperti diketahui sebelumnya, Stadion Manahan akan steril mulai 10 Oktober mendatang. Ini untuk persiapan jelang digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023 yang akan dimulai 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Dipastikan Persis Solo akan menjalani tiga laga kandang di luar Solo, saat Manahan steril. Yakni saat melawan Bhayangkara (29/10), PSS Sleman (10/11), dan Madura United (3/12).
"Bisa dibilang lawan Persija Jakarta, home terakhir kami sebelum ada sterilisasi," ujar Bryan Barcelona.
Sejatinya terusirnya Persis dari Manahan karena sterilisasi event internasional, sejatinya bukan kali pertama. Pada pertengahan musim Liga 2 2018 hinga Liga 2 2019 Persis mengungsi ke Stadion Wilis Madiun. Lalu situasi yang sama terjadi di pertengahan hingga akhir musim Liga 1 2022/2023, Laskar Sambernyawa memutuskan ngungsi ke Stadion Maguwoharjo Sleman. Situasinya hampir sama, Stadion Manahan steril karena tengah direvitalisasi untuk persiapan ajang Piala Dunia.
Ditanya soal opsi apakah akan ngungsi kembali ke Maguwoharjo? Bryan memastikan hal tersebut tak akan terjadi musim ini. Mengingat saat ini sudah ada dua tim Liga 1 yang ber-homebase di Maguwoharjo, yakni PSS Sleman dan RANS Nusantara FC.
"Secara regulasi Maguwo sudah pasti tidak mungkin karena dalam satu musim hanya bisa ada dua tim (yang menggunakan homebase yang sama). Saya rasa sudah pasti tidak bisa dijadikan homebase untuk tiga laga kami disana sih," terang Bryan.
Lalu kemana arah tujuan pasti Persis nanti, Bryan belum bisa memastikan, dan belum bisa membeberkan secara detail opsi yang dijajaki dimana saja.
"Untuk opsi, kami masih cari opsi terbaik. Kalau memungkinkan kami memaksimalkan untuk menghadirkan penonton. Ada beberapa opsi pertimbangan. Kami juga pertimbangkan main di dekat-dekat sini," katanya.
Baca Juga: Manahan Jadi Tuan Rumah Grup B Piala Dunia U-17
Lalu disinggung soal Stadion Sriwedari, Bryan mengaku pihaknya masih mengecek. Tapi peluangnya sepertinya sangat kecil, mengingat Sriwedari jadi lapangan pendamping Manahan. Yang mana Sriwedari nantinya akan dijadikan lokasi latihan tim peserta Piala Dunia U-17.
"Jadi saya rasa pasti akan dipakai sesi latihan. Cuma sekali lagi opsi itu masih kami pertimbangkan. Termasuk stadion di dekat Solo," tegasnya. (nis/nik)
Editor : Andi Aris Widiyanto