RADARSOLO.COM - Laga final yang perebutkan Piala Bupati Sragen atau Bupati Cup 2023 pertemukan tim dari Sambirejo melawan Gemolong, Jumat (27/10). Laga yang diwarnai adu penalti ini akhirnya menasbihkan Gemolong sebagai juara.
Pertemuan tim dari Sambirejo dan Gemolong berlangsung ketat. Bahkan, hingga laga berakhir, dua tim sama-sama mampu bertahan dengan skor 1 - 1. Selanjutnya, dalam adu pinalti, Sambirejo harus rela mengakui keunggulan Gemolong dengan skor 6-7.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Sragen Supriyadi menyampaikan, selama pembukaan hingga final, pertandingan berjalan sesuai harapan. Dibuktikan dengan para pemain cukup sportif dan penonton Sragen juga cukup dewasa.
"Pemain kondusif semua," ujar dia.
Sesuai tujuan awal digelarnya Bupati Cup, Supriyadi akui, melihat bibit-bibit potensial. Bibit-bibit muda ini bisa diikutkan dalam seleksi untuk perkuat tim PSISra Sragen. Demi persiapan menuju Piala Soeratin dan Liga 3 tahun depan.
"Tahun ini Piala Soeratin kita ikut, tapi kalah. Sedangkan Liga 3 sudah bergulir, kita nggak ikut," terangnya.
Perihal pemain potensial, dia mengatakan, sudah ada yang memantau bakat mereka. Secara pribadi, ada pemain yang cukup menarik. Seperti pemain dari Sambirejo, Gemolong, Karangmalang, Sragen dan Kedawung.
"Pemain ini kebanyakan kelahiran 2006-2007, usia pemain masih bisa ikut serta Liga 3 tahun depan. Kalau pandangan saya, ada beberapa yang bagus. Tapi kami ada tim seleksi juga yang punya pertimbangan," tandas Supriyadi. (din/ria)
Editor : Syahaamah Fikria