RADARSOLO.COM - Kado indah kemenangan gagal dibawa Persis Solo ke Kota Bengawan. Dalam laga lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, malam ini (8/11), Persis Solo ditahan imbang PSS Sleman 1-1 (1-0).
Praktis, Persis Solo harus pulang dengan langkah gontai. Janji membawa kado tiga poin dari PSS Sleman, pupus.
Padahal, Persis Solo sempat memimpin lewat gol sumbangan Fernando Rodriguez (11').
Namun, lima menit sebelum peluit panjang dibunyikan, tim tamu PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan lewat Irkham Mila (90+1').
Hasil imbang tersebut membuat Persis Solo naik satu strip dari urutan ke-11 menjadi ke-10. Dengan catatan masing-masing enam kali kemenangan, imbang, dan kalah.
Sementara PSS Sleman masih berkutat di posisi ke-14.
Semangat membara sejatinya sudah ditampilkan Persis Solo. Bertekad membawa tiga poin sebagai kado peringatan 100 tahun atau 1 abad Persis Solo, mereka mengawali pertandingan dengan orientasi menyerang.
Terbukti, baru menginjak menit ke-2, wasit Naufal sudah memberi tendangan bebas untuk Persis Solo. Ada dua calon eksekutor, yakni Alexis Messidoro dan Moussa Sidibe.
Dua legiun asing tersebut hanya berbagi umpan pendek. Bola berakhir di kaki Sutanto Tan.
Merasa ada ruang yang terbuka, pemain bernomor punggung 22 tersebut melakukan tendangan spekulasi. Sayang, bola masih jauh dari sasaran.
Satu menit kemudian, pemain PSS Sleman Jihad Ayoub juga memutuskan untuk melakukan tendangan spekulasi.
Beruntung, bola masih menjauh dari gawang yang dijaga M. Riyandi.
Baca Juga: Babak Pertama Persis Solo Vs PSS Sleman, Skor 1-0 untuk Tuan Rumah yang Terus Menyerang
Gol yang dinanti-nanti masyarakat Kota Solo terjadi pada menit ke-11. Alexis Messidoro kembali menjadi otak serangan Persis Solo.
Dengan keberaniannya, pemain asal Argentina itu membuka tembok pertahanan PSS Sleman. Mengirimkan umpan manja, yang mampu disundul Fernando Rodriguez.
Persis unggul 1-0.
Merasa tertinggal, tim tamu mencoba merajut asa.
Menit ke-19 Thales menyodorkan umpan manis. Namun, eksekusi Esteban Viscara tak terlalu maksimal.
Begitu pula di menit ke-20, kerja sama Bustos dan Totfere belum mampu menggedor gawang M. Riyandi.
Situasi Persis Solo belum aman, menit laga masih lama. Bomber muda Ramadhan Sananta mencoba meliak-liuk.
Pergerakannya cukup merepotkan lawan. Membuat Nurdiyansyah harus menghentikannya dengan pelanggaran keras (22'). Kartu kuning pertama bagi Naufal melayang.
Tendangan bebas kembali diberikan untuk Persis Solo. Lagi-lagi ada Messidoro dan Moussa.
Namun kali ini, pemain asal Mali itu yang mengeksekusi. Sayang, tendangannya masih terlalu rendah, sehingga bisa diantisipasi oleh lawan.
Menit ke-28, PSS Sleman punya peluang lewat Esteban Viscarra. Tendangannya cukup keras. Namun, bola cukup lengket di tangan M. Riyandi.
Setelah itu, serangan Persis Solo kian dikencangkan. Menit ke-30, Jaimerson memberikan umpan kepada Sananta.
Tapi sundulannya masih meleset ke samping gawang PSS Sleman.
Begitu pula, umpan cantik Messidoro ke Moussa Sidibe di menit ke-36, masih belum tepat sasaran.
Hingga babak pertama berakhir, skor belum berubah. Keunggulan masih di tangan tuan rumah 1-0.
Usai turun minum, tidak ada perubahan di kedua kubu. Baik Leonardo Medina ataupun Bertrand Crasson masih mempercayai kesebelasan pertamanya.
Menit ke-46, sejatinya Hokky Caraka punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan.
Untungnya, shooting striker muda tersebut masih melenceng dari gawang Persis.
Setelah itu, bola sempat berkemelut di depan gawang Persis Solo. Ada kerja sama antara Esteban Viscarra, Hokky Caraka, bahkan Jihad Ayoub.
Lagi-lagi beruntung, palang pintu Persis Solo masih bisa mengamankannya.
Menit ke-51, kartu kuning pertama dilayangkan untuk kubu Laskar Sambernyawa. Penyebabnya, Faqih Maulana melanggar pemain PSS Sleman Thales.
Di menit ke-57, giliran Rian Miziar yang dikenai kartu. Karena telat menyeleding tackle salah satu pemain lawan.
Tim tamu yang tertinggal, tak berhenti menyerang. Menit ke-61, Jihad Ayoub mendapatkan peluang terbaiknya.
Untung, sundulan dari kepalanya masih berada di sisi kiri gawang Riyandi.
Semenit kemudian, Leonardo Medina mencoba mengutak-atik komposisi skuadnya. Khususnya di lini pertahanan.
Rian Miziar dan Eky Taufik ditarik. Kemudian, memasukkan Arif Budiyono dan Gavin Kwan.
Baca Juga: Rayakan Satu Abad Persis Solo, Ratusan Banner Kepung Slamet Riyadi
Pergantian belum selesai. Pada menit ke-70, Leo mencoba memperkuat lini tengahnya dengan memasukkan Alfath Fathier, menggantikan Fernando Rodriguez.
Serta mengganti Ramadhan Sananta dengan bomber asal Spanyol David 'Roni' Gonzalez.
Usai pergantian pemain, Persis Solo coba terus membangun serangan. Moussa Sidibe mampu melesat ke pertahanan PSS.
Sayang, tendangan Sidibe bisa dibaca oleh Anthony Pinthus (72').
Menit ke-81, Messidoro mencoba kembali membuka celah. Membangun serangan dengan Alfath Fathier. Namun, Alfath sudah berada di posisi offside.
Menit ke-90+1, PSS Sleman justru berhasil menyamakan kedudukan.
Irkham Mila mendapatkan bola liar, yang langsung dieksekusi dan mengarah tepat ke gawang Riyandi. Skor menjadi 1-1.
Menit ke-90+5, Ricky Cawor bersikap tidak pantas kepada ofisial pertandingan.
Saat ingin melemparkan bola ke dalam, Ricky dianggap melanggar Gavin Kwan. Kemudian bola yang ada di tangannya dilempar ke wasit garis. Dia sontak dikenai kartu merah langsung.
Hingga babak kedua, skor menjadi 1-1.
Dengan hasil ini, praktisLaskar Sambernyawa gagal mempersembahkan kemenangan bagi masyarakat Kota Solo di ulang tahun ke-100 alias 1 abad Persis Solo. (nis/ria)
Editor : Syahaamah Fikria