RADARSOLO.COM - Spanyol berhasil memenangkan laga kontra Mali pada lanjutan Grup B Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan, Solo, Senin (13/11). Skuad asuhan Jose Lana itu menang 1-0.
Dalam pertandingan kedua Grup B, Mali memang tampak lebih dominan.
Menit ke-33, Martial Tia Ange sempat membobol gawang yang dijaga Raul Jimenez.
Sayang, gol tersebut dianulir oleh wasit Bryan Lopez.
Bryan mendapatkan protes dari La Rojita, julukan Timnas Spanyol U-17. Spanyol merasa terdapat pelanggaran sebelum terjadinya gol.
Untuk memastikannya, Bryan langsung memaksimalkan adanya teknologi video assistant referee (VAR). Protes tersebut terbukti kebenarannya. Sehingga gol untuk Mali dibatalkan.
Berusaha kembali menyerang, malapetaka menghampiri skuad asuhan Soumalia Coulibaly.
Menit ke-40, pencetak hattrick di laga perdananya Mamadou Doumbia di-espulso. Imbas melanggar keras salah satu pemain Spanyol.
Spanyol kembali tampil dengan keunggulan jumlah pemain, sama seperti saat menghadapi Kanada di Stadion Manahan, 10 November lalu.
Dengan keuntungan tersebut, Spanyol membuat peluang emas. Sayang, momen ini belum membuahkan gol.
Sementara skuad Mali malah menambah dua kartu kuning. Yakni Moussa Traore (44') dan Issa Traore (45+4'). Hingga babak pertama usai, skor masih 0-0.
Di babak kedua, Spanyol akhirnya sukses pecah telur. Juan Hernandez membuka keran gol La Rojita di menit ke-62, usai mendapat assist manis dari Hector Fort.
Skor 1-0 untuk skuad asuhan Jose Lana. Hingga peluit panjang ditiupkan skor tidak berubah. (nis/ria)
Editor : Syahaamah Fikria