Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Berguru di Inggris, Ini Pengganti Pancar Nur di Skuad Persis Solo, Ini Profil Lengkapnya

Niko auglandy • Rabu, 29 November 2023 | 23:25 WIB
I Gede Aditya Juli Antara saat berlatih dengan tim Persis Solo U-20. (DOK PERSIS SOLO)
I Gede Aditya Juli Antara saat berlatih dengan tim Persis Solo U-20. (DOK PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM – Kiper potensial Pancar Nur dan bek Samuel Simanjuntak dipastikan dipinjamkan ke PSIM Jogja di bursa transfer ini, untuk menambah jam terbang kedua pemain ini.

Pancar jadi kiper ketiga Persis musim ini, yang dipinjamkan ke klub Liga 2. Sebelumnya di awal musim, Persis memutuskan meminjamkan Nuri Agus ke FC Bekasi City, dan Erlangga Setyo ke PSPS Riau.

Dipinjamkannya tiga kiper ini, membuat penjaga gawang di Persis senior hanya tinggal menyisakan dua nama saja. Yakni M. Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu.

Untuk mengamankan posisi penjaga gawang di sisa kompetisi Liga 1 musim ini, manajemen Laskar Sambernyawa akhirnya membuat kebijakan tetap mengisi slot kuota tiga kiper.

Satu nama yang dipastikan didaftarkan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operaror Liga 1 2023/2024 adalah kiper muda potensial, I Gede Aditya Juli Antara.

Adit - sapaan akrab I Gede Aditya- merupakan pemain yang sebelumnya bergabung di tim Persis Solo U-20. Dia dipromosikan ke tim senior, setelah sebelumnya dia terjun di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 2023.

Di Persis U-20, Adit berbagi posisi inti dengan Dimas Maulana.

Bicara soal skill, Adhit jelas sangat potensial. Dia juga jebolan tim Garuda Select yang sempat berguru ke Inggris.

Dia tergabung dengan skuad Garuda Select 2019/2020 Season 3.

Dia satu angkatan dengan pemain lainnya yang kini sudah bergabung dengan Persis Solo. Di tim Persis senior, alumnus Garuda Select 2019/2020 Season 3 ada sosok I Gusti Made Rendi Sanjaya Putra, dan Muhammad Faqih Maulana.

Sementara alumnus Garuda Select 2019/2020 Season 3 yang masih bergabung di tim Persis U-20 dan belum dipromosikan ke tim senior, ada sosok Daniel Naa, Dustin Pratama Bramantio, Wahyu Agung Drajat, Noval Junior Iskandar, dan I Putu Dipa Yogi

Flashback ke belakang, I Gede Aditya Juli Antara merupakan pemain jebolan binaan SSB Damar Cakti, Denpasar, yang lahir di Klungkung, Bali, pada 4 Juli 2004.

Kala itu, ia belum berposisi sebagai kiper, melainkan bek, namun nasib menuntunnya untuk menjadi penjaga gawang.

Adit mengenal sepak bola lewat layar kaca. Melihat anaknya yang begitu antusias setiap kali ada sepak bola di televisi, orang tua Adit pun memasukkannya ke sekolah sepak bola.

"Saya suka sepak bola karena awalnya sering menonton pertandingan di televisi. Sampai akhirnya masuk SSB dan ikut-ikut turnamen," kata Adit dilansir dari situs resmi Garuda Select.

"Waktu 2012, saya gabung SSB sebagai bek. Setahun kemudian, kiper di tempat saya pindah kota dan waktu itu tidak ada orang lagi. Pelatih pun merasa postur saya cocok dan akhirnya setelah mencoba, ternyata nyaman dan akhirnya sampai sekarang," paparnya.

Setelah tiga tahun di SSB Damar Cakti selama tiga tahun, Adit kemudian pindah ke SSB Putra Dewata pada 2016. Dari sanalah, jalannya menuju Program Garuda Select terbuk hingga akhirnya mengikuti seleksi masuk menyingkirkan kandidat lainnya.

"Waktu ada Program Garuda Select angkatan pertama, saya beberapa kali menonton dan berandai-andai untuk bisa seperti mereka. Akhirnya tahun ini kesempatan itu datang," tuturnya.

Setelah mengalami langsung apa yang dirasakan para pendahulunya di program Garuda Select, Adit mengaku tidak ingin melewatkan kesempatan emas ini untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Menurutnya, banyak hal baru yang dia dapatkan selama beberapa pekan di Inggris, mulai dari latihan hingga berbagai detail di pertandingan.

"Selama sebulan ini metode latihannya di sini lebih fokus untuk meningkatkan fisik. Tetapi, diimbangi dengan teknik permainan dan cara kerja tim yang juga didalami," tuturnya.

Sebelum bergabung dengan Persis Solo sejak 2021 silam, Adit sebelumnya bergabung dengan Persebaya Surabaya Youth (2019-2020).

Di EPA U-20 2023, Persis U-20 jadi pemuncak klasemen saat ini. Sayang di kompetisi ini, Adit lebih banyak jadi cadangannya Dimas Maulana. Adhit sempat jadi starter, tepatnya saat Persis U-20 melawan Arema FC dan menang 2-1, 29 Oktober lalu. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis #liga 1 #FC Bekasi City #I Gede Aditya