Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Prediksi Juara Piala Dunia U-17, Mampukah Prancis Ciptakan Penawar Luka atau Jerman yang Sukses Kawinkan Kemenangan?

Syahaamah Fikria • Sabtu, 2 Desember 2023 | 20:04 WIB
Jerman U-17 vs Prancis U-17.
Jerman U-17 vs Prancis U-17.

RADARSOLO.COM - Pertandingan final Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Solo, nanti malam (2/12), disebut menjadi sebuah ujian akhir bagi Prancis.

Betapa tidak, final yang mempertemukan Prancis dengan Jerman nanti malam seakan menjadi deja vu. Mengingatkan Prancis dengan kepahitan saat harus menelan kekalahan atas Jerman dalam final Euro-17.

Apalagi kekalahan itu didapat melalui adu penalti, setelah keduanya bermain imbang 0-0.

Atas kekalahan itu, pelatih Timnas Prancis U-17, Jean-Luc Vannuchi termotivasi untuk kian memoles lagi pasukannya guna tampil di Piala Dunia U-17.

Hasilnya, Les Bluets--julukan Timnas Prancis U-17-- berhasil melaju ke final dengan hanya sekali kebobolan. Sungguh suatu prestasi.

Namun, mengingat lawan mereka lagi-lagi adalah Jerman, tentu semua tak akan mudah. Apalagi Jerman juga terus menang sejak fase grup.

”Ini sebuah ujian tingkat akhir bagi kami,” kata Vannuchi dalam jumpa pers di Solo.

Dilansir dari JawaPos.com, sejatinya laga final nanti malam tentu bisa menjadi revans bagi Prancis.

Tapi, Vannuchi tak mau menganggap laga lawan Jerman sebagai sebuah ajang balas dendam. Pun tak mau membebani anak buahnya dengan misi tersebut.

Dia sadar lawan yang dihadapi benar-benar kuat. Bahkan lebih kuat dibanding saat final Euro-17 lalu. Motivasi balas dendam, kata dia, justru akan menambah beban anak buahnya.

Untuk itu, Vannuchi ingin skuad-nya bermain enjoy dan menikmati pertandingan demi merebut kemenangan.

Menilik kekuatan Jerman, menurut dia, mereka punya modal itu di semua lini. Dalam enam laga sejak fase grup, hanya sekali Jerman membuat satu gol. Selebihnya selalu tiga kali gol.

”Ini akan jadi pertandingan yang sangat bagus,” katanya.

Jerman tak hanya prima secara teknis dan taktik. Tapi juga mental. Mereka membuktikan itu, saat suskses meraih kemenangan atas Argentina di semifinal lewat adu penalti setelah kebobolan gol penyeimbang di injury time.

Karena itu, Vannuchi memastikan pasukannya telah berlatih khusus adu penalti. Mereka juga punya bekal kemenangan dengan cara yang sama atas Senegal di babak 16 besar.

”Saat final Piala Eropa U-17, kami kalah adu penalti. Jadi, kami menyiapkan untuk itu (penalti),” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Jerman U-17 Christian Wueck mengakui Prancis adalah tim dengan lini pertahanan luar biasa. Bahkan, dia menyebut harus menerapkan latihan khusus untuk bisa membongkar tembok kokoh tersebut.

”Ini menarik, dua tim yang baru bertemu di final Eropa beberapa bulan lalu bertemu lagi. Kami akan mencoba melakukan permainan tingkat tinggi,” papar dia.

Wueck pun menantikan kemanangan atas timnya, karena ini akan menjadi prestasi yang sangat membanggakan. Di mana mereka punya kesempatan langka mengawinkan kemenangan usai jadi juarai Euro-17, dengan finalis yang sama.

”Sangat ideal jika kami bisa mengawinkan gelar Eropa dengan titel dunia,” tandas Shristian Wueck. (jpg/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#jerman #stadion manahan #Final #prancis #Piala Dunia U-17