Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Campus Bois 1923 Gelar Pameran: Sajikan Foto Lawas Skuad Persis Solo, Arsip dan Jersey

Niko auglandy • Senin, 4 Desember 2023 | 03:57 WIB
MEMORABILIA: Jersey Persis Solo di pameran Campus Bois 1923 di Ndalem Djojokoesoeman, 2-3 Desember.
MEMORABILIA: Jersey Persis Solo di pameran Campus Bois 1923 di Ndalem Djojokoesoeman, 2-3 Desember.

RADARSOLO.COM – Campus Bois 1923 menggelar pameran dan diskusi di Ndalem Djojokoesoeman, 2-3 Desember, dalam event bertajuk: Kota, Muda, Sambernyawa.

Pemeran berupa foto lawas skuad Persis Solo dari masa ke masa, arsip lawas, zine, dan jersey matchworn pemain Persis Solo.

Jersey yang terpajang cukup mencuri perhatian adalah milik Diego Mendieta, bernomor punggung 33. Dia adalah striker asing Persis Solo versi LI 2011/2012.

Selain itu ada juga jersey bernomor punggung 17, milik striker Persis musim 2011-2015 Feryanto.

Kebetulan kedua nomor ini, yakni 33 dan 17 sudah dipensiunkan, setelah dua pemain tersebut tutup usia beberapa tahun lalu.

Selain itu dalam pameran ini juga dipajang buku soal sejarah Persis Solo, foto mural suporter yang merayakan 1 abad HUT Persis Solo, hingga koran Jawa Pos Radar Solo edisi khusus Persis Solo sebanyak 35 edisi terbitan 2017 yang juga ikut dipamerkan.

Dalam acara ini Campus Bois 1923 juga menggelar diskusi, dengan narasumber manajemen Persis Solo dan elemen suporter.

Pembahasannya persoalan perkembangan Persis Solo yang saat ini terjun di ajang Liga 1 2023/2024.

"Acara ini memang kolektif dari anak-anak Campus Bois 1923 yang ingin merayakan Persis Solo ke 100 tahun. Cara yang kami ekspresikan seperti ini, yakni dengan gelar pameran beberapa hal berbau Persis, dan diskusi yang hadirkan manajemen dan perwakilan suporter," tutur perwakilan Campus Bois 1923 Ivan Bogdanov.

Selain itu, Kota, Muda, Sambernyawa juga menyediakan forum diskusi yang dihadiri oleh perwakilan suporter, manajemen Persis dan dimoderatori oleh anggota Campus Bois 1923.

Dalam diskusi dengan tema Bincang Seabad Sejarah, Prestasi, dan Harapan para pembicara membahas kilas balik perjalanan 100 tahun Persis di kancah sepakbola tanah air, sekaligus mengulik soal pentingnya pengarsipan untuk melengkapi kepingan sejarah dan identitas klub.

"Saya rasa, forum ini menjadi penting bagi klub untuk tetap berpijak pada sejarah, dan menaruh perhatian soal pengarsipan. Ke depan, saya berharap hasil diskusi ini bisa menjadi modal berharga bagi kami untuk menentukan identitas klub di forum yang lebih besar," terang Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona.

Kota, Muda, Sambernyawa dari Campus Bois 1923 juga menjadi rangkaian penutup kemeriahan Glorious Century: 100 Years of Persis yang digelar oleh Persis Solo dengan dukungan penuh dari Smartfren.

Sebelumnya Laskar Sambernyawa berkolaborasi dengan Smartfren juga berhasil mendukung rangkaian acara suporter di antaranya Pasoepati Fest dari Pasoepati, Stand for The Red oleh Sambernyawa Boys, dan Tentang Kemenangan persembahan Ultras 1923.

"Ini wujud nyata komitmen tersebut kami tuangkan bersama-sama dalam rangkaian perayaan 100 Tahun Persis Solo," jelas Cut Emyra Fadhila, Regional Head South Central Java Smartfren. (nik)

Editor : Damianus Bram
#Feryanto #persis solo #pameran #laskar sambernyawa #Campus Bois 1923 #Diego Mendieta