Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Nyaman di Posisi Striker, Pemain Persis Solo Ramadhan Sananta Akui Rajin Tempa Strength dan Otot

Niko auglandy • Sabtu, 6 Januari 2024 | 18:00 WIB

 

Striker Persis Solo Ramadhan Sananta saat terjun di Liga 1 musim ini.
Striker Persis Solo Ramadhan Sananta saat terjun di Liga 1 musim ini.

RADARSOLO.COM – Bicara soal Ramadhan Sananta, dia memang jadi salah satu striker utama Timnas Indonesia saat ini.

Kualitas permainannya memang cukup diperhitungkan. Tak hanya di timnas, namun juga saat membela Persis Solo di Liga 1 musim ini.

Tak mudah bagi pemain lawan mengambil bola dari kaki Ramadhan Sananta.

Karena performa apiknya tersebut, dia sukses mencetak tujuh gol di Liga 1 hingga saat ini.

“Kalau tentang penjagaan bola sangat kuat, kita perlu lagi strength dan daya tahan otot itu perlu diolah. Itu yang bikin saya PD (percaya diri), juga buat jaga bola lebih kuat lagi," papar Sananta.

"Makanan juga harus bagus dan minum susu berprotein. Itu yang bisa menunjang performa kita ke depannya,” imbuh dia.

Di Persis Solo, pemain kelahiran 21 November 2001 itu awalnya ditugasi sebagai winger. Untuk memberi umpan-umpan manis ke Fernando Rodriguez sebagai striker utama.

Situasi ini membuat gol-gol Sananta kebanyakan tercipta lewat langkah-langkah tusukannya, yang bisa tiba-tiba datang ke kotak penalti.

Saat ini, Fernando Rodriguez sudah hengkang dari Persis Solo.

Itu artinya, Ramadhan Sananta kini jadi striker utama Persis Solo yang jadi target man di tiap pertandingan.

“Kalau ditanya saya sukanya main di posisi apa, jelas di striker. Itu posisi ternyaman saya. Karena terbiasa main di sana,” jelasnya.

Sayangnya, Persis Solo saat ini tengah dalam situasi sulit.

Bagaimana tidak, di klasemen sementara Liga 1 2023/2024, Persis Solo ada di posisi ke-15. Satu strip di atas zona degradasi.

Tentu situasi ini bukan sesuatu yang diharapkan.

“Kami memang lagi masa-masa sulitnya, kami support satu sama lain,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan pemain Persikabo 1973 dan PSM Makassar tersebut mengakui senang dengan suasana di Kota Solo, khususnya di tim Persis Solo.

Ini yang memicu dia untuk bisa membawa tim bangkit dari keterpurukan.

“Tentunya senang, karena di sini kami semua kekeluargaannya terjaga dengan baik. Makanan-makanannya juga enak-enak,” tuturnya. (nik/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#persis solo #striker #liga 1 #Ramadhan Sananta