RADARSOLO.COM – Posisi direktur akademi Persis Solo masih kosong setelah kontrak bersama Jacksen F. Tiago (JFT) habis. Belum ada pengumuman dari pihak manajemen siapa sosok di posisi ini.
JFT kini sudah resmi gabung ke Borneo FC Youth sebagai direktur akademi. Menariknya dia menggantikan posisi Purwanto Suwondo, yang tak lain adalah ayah dari striker Persis Solo Arkan Kaka.
Situasi ini menumbuhkan rumor, bahwa Purwanto akan gantian yang gabung ke Persis Youth menggantikan posisi JFT.
Saat Jawa Pos Radar Solo meminta konfirmasi, Purwanto malah baru mendengar rumor ini.
"Belum ada (kontakan) sama manajemen. Sampai sekarang belum ada tembusan dari pengurus Persis Solo. Kebetulan saya masih di Blitar sekarang," terang Purwanto, kemarin (9/1).
Kendati demikian, secara pribadi Purwanto mengaku berminat andai benar dia diberi mandat untuk mengembangkan Persis Solo Youth. Dia merasa akademi Laskar Sambernyawa Muda -julukan Persis Solo- memiliki prospek yang bagus ke depannya.
"Apalagi banyak talenta-talenta di Jawa Tengah, termasuk di Solo," sambungnya.
Polesan Purwanto ke pemain Borneo FC youth terbilang moncer. Ini terbukti tiga tim ini ada di posisi atas di grup B Elite Pro Academi (EPA) Liga 1 2023/2024 di tiga kelompok usia berbeda.
Borneo FC U-20 jadi pemuncak klasemen dengan raihan 31 poin, unggul tipis satu poin dari Persis U-20.
Borneo FC U-18 juga juga jadi capolista dengan tabungan 30 poin, unggul jauh dari Persis U-18 di posisi keempat dengan tabungan 24 poin.
Sementara untuk Borneo U-16 ada di posisi kedua di bawah Persis U16. menariknya kedua tim imbang sejatinya karena sama-sama sudah meraih 38 poin.
Di lain sisi, nama Purwanto sejatinya tak asing di dunia sepak bola Indonesia. Dia merupakan mantan striker Timnas Indonesia.
Pria 46 tahun tersebut, pernah menjadi pemain Persija Jakarta, Persitara Jakarta Utara, Persijatim, Pelita Jaya, PSIS Semarang, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Arema, Persidafon Dafonsoro, dan Semen Padang.
Sementara karir kepelatihannya juga beragam. Dia sempat menjadi head coach Persatu di musim 2018/2019 dan 2019/2020.
Kemudian jadi asisten pelatih Sulut United (2021/2022), lalu jadi pelatih kepala NZR Sumbersari di musim lalu (2022/2023). Di Borneo FC Akademi, dia berdedikasi pada 18 Juni hingga 31 Desember 2023.
Dengan catatan-catatan tersebut kemampuan Purwanto tak perlu diragukan lagi. "Ya mudah-mudahan saja (berjodoh dengan Persis Solo). Jika rezeki saya datang ke Persis Solo membantu youth, saya bersyukur bisa beri sumbangsih ke Persis Solo dan masyarakat Solo," tambah Purwanto. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy