Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Coach Rasiman Kembali ke Persis Youth

Mannisa Elfira • Rabu, 21 Februari 2024 | 03:06 WIB
COMEBACK: Coach Rasiman saat memantau latihan tim Persis Solo U-18, Selasa (20/2/2024).
COMEBACK: Coach Rasiman saat memantau latihan tim Persis Solo U-18, Selasa (20/2/2024).

RADARSOLO.COM - Juru taktik asal Banjarnegara Rasiman kembali ke Persis Youth Academy.

Dia diberi mandat untuk mengarsiteki Persis U-18 dalam babak delapan besar Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim ini.

Sebelum kembali ke Persis, ayah dari Syahrian Abimanyu tersebut menakhodai klub Liga 2 Nusantara United FC (NUFC).

Setelah dari klub tersebut, Rasiman dimintai owner Persis Solo Kevin Nugroho untuk mengisi salah satu pos yang kosong di tim kepelatihan, yakni di U-18.

"Karenakan kebetulan Persis Youth lolos ke delapan besar semua. Dan ada salah satu pos yang kurang. Saya dimintai tolong handle delapan besar, sampai Maret nanti kita lihat seperti apa," ujar Rasiman kepada RadarSolo.com, Selasa (20/2/2024).

Disinggung soal kekuatan tim, Rasiman mengatakan untuk sampai di delapan besar itu tidak mudah. Artinya, skuad sudah melewati fase yang cukup panjang.

"Kalau lolos delapan besar otomatis tim tersebut punya potensi," ujarnya.

Kendati demikian, kedatangan Rasiman di tim ini juga untuk memperbaiki beberapa aspek. Rasiman menyebut terutama tactical aspect.

Juga ditambah physical aspect di jeda waktu untuk membuat tim lebih baik.

"Karena saya lihat di grup ini persaingannya cukup lumayan ketat. Saya denger Bhayangkara kalah di home sama Borneo. Tim Borneo kalau menang dia di posisi teratas dengan sembilan poin. Sementara kita punya enam poin (putaran pertama)," bebernya.

Kemarin, Persis sukses menahan seri tuan rumah PSIS Semarang dengan skor akhir 1-1. Satu-satunya gol Persis U-18 di laga ini dicetak oleh Ikhsan di menit ke-60'.

Hasil ini membuat Persis U-18 menabung 7 poin, dengan catatan dua menang, satu seri, dan satu kalah.

Di grup Y, Borneo FC menang 3-0 atas tuan rumah Bhayangkara FC. Dengan hasil ini Borneo FC menjadi pemuncak klasemen dengan tabungan 9 poin.

"Setelah ini minggu depan kami away ke Bhayangkara FC, dan terakhir lawan Borneo. Memang cukup ketat persaingannya," sambungnya.

Bicara target, Rasiman ingin skuad Sambernyawa Muda lolos ke top four terlebih dahulu. Setelah itu baru melihat bagaimana progres kedepannya.

"Kemarin kami melakukan dua uji coba kemarin di jeda waktu. Paling penting itu memberikan kesempatan bagi pemain bermain, khususnya yang selama ini jarang main untuk kita lihat potensinya," sambung pria yang sempat jadi carteker Persis di Liga 1, 2022 silam.

Rasiman melihat perkembangan pemain Persis U-18 cukup baik. Dari kacamatanya ada beberapa pemain yang mulai menemukan kembali ritmenya.

Beberapa pemain yang jarang main juga sekarang main kembali.

"Itu ya cukup menambah flexibility tactical karena sekarang jadi opsi pemainnya juga lebih banyak," tambahnya.

Sementara itu, tiga tim dari akademi yang sama lolos ke delapan besar merupakan hal bagus menurut Rasiman.

Tidak banyak akademi yang lolos ketiga-tiganya, baik itu U-16, U-18, ataupun U-20.

"Saya lihat secara dari tim cukup berprogres. Tim ini lolos ke delapan besar semua saya rasa cukup lumayan. Tidak banyak akademi yang lolos tiga tim. Persis lolos tiga tim. Ini yang perlu digaris bawahi," ungkapnya.

Di lain sisi, selain U-18, dua tim Persis Youth lainnya juga tanding di babak 8 besar. Persis U-20 menang 3-0 melawan Persita, sayangnya Persis U-16 malah kalah 0-1 atas Persija Jakarta. Dua laga ini digelar di Stadion UNS, kemarin. (nis/nik)

Editor : Damianus Bram
#persis solo #Rasiman #Persis Youth #Persis U-18