Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

PSS Sleman Percaya Diri Tinggi Tantang Persita Tangerang di Manahan Solo, Ternyata Karena Faktor Ini

Mannisa Elfira • Selasa, 27 Februari 2024 | 18:34 WIB
Bek Persis Solo Rian Miziar (kanan) saat bertanding melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, kemarin.
Bek Persis Solo Rian Miziar (kanan) saat bertanding melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, kemarin.

RADARSOLO.COM - PSS Sleman siap jalani laga berat di Stadion Manahan, Selasa sore, 27 Februari 2024. Super Elja - julukan PSS- akan melawan Persita Tangerang dalam laga lanjutan Liga 1 2023/2024.

Kim Kurniawan dkk sepertinya akan bermain dengan penuh percaya diri, mengingat ribuan suporter fanatiknya yakni Brigata Curva Sud Sud atau yang dikenal dengan nama BCS siap menghitamkan Stadion Manahan.

Seperti diketahui sebelumnya, Super Elja baru saja menyelesaikan hukuman tiga kali tanpa penonton.

Suntikan ini diharapkan mampu melecut semangat penggawa PSS untuk meraih poin absolut.

Apalagi di laga sebelumnya, PSS mendapatkan modal bagus. Yakni usai membekuk Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor telak 4-1.

"Harapan untuk pertandingan besok (hari ini) bisa berkonsentrasi karena kami main di kandang. Kami harus menggunakan keuntungan itu, apalagi kami akan didukung suporter ini akan jadi motivasi bagus untuk kami," beber Head Coach PSS Sleman Risto

"Kami akan menunjukkan bahwa kami bisa menang, berjuang untuk setiap gol yang kami punya. Maka dari itu kita bisa dapatkan tiga poin," sambungnya.

Risto pun membeberkan kondisi timnya saat ini. Meski beberapa hari hujan di Jogjakarta, tapi sejauh ini pemainnya sudah menyiapkan diri dengan bagus untuk menatap laga ini.

Dia mengakui, ini akan jadi game yang sulit karena Persita merupakan tim yang sangat bagus.

"Mereka punya motivasi untuk bermain. Secara poin, kedua tim (PSS maupun Persita) berdekatan dengan zona degradasi. Jadi saya pikir besok game sulit bagi dua tim. Tapi kami datang ke sini untuk memenangkan laga besok," ungkapnya.

Setali tiga uang, salah seorang pemain kunci PSS Sleman Ibrahim Sanjaya mengatakan, meski waktunya mepet tapi tim sudah bersiap diri.

"Apapun itu untuk pertandingan ini kami sebagai pemain sudah siap sesuai intruksi pelatih. Kami harus kebut tiga poin dan mempertahankan tren positif untuk pertandingan besok," ujarnya.

Kans mengalahkan Pendekar Cisadane juga terbuka lebar. Mengingat skuad besutan Divaldo Alves tengah dalam tren menurun. Kini mereka sudah masuk dalam zona merah alias degradasi. Menggantikan Arema FC yang memenangkan laga atas Persija Jakarta, Senin (26/2).

Di kubu lawan, Head Coach Persita Tangerang Divaldo Alves mengungkapkan para pemainnya punya kemauan untuk mengubah posisi. Dalam tiga pertemuan terakhir, Persita juga hanya mengemas satu poin.

"Sebenarnya bukan kita, tapi semua tim waktunya padat sekali. Setiap empat hari ada pertandingan, satu hari recovery, latihan, official training. Tapi sebenarnya mental pemain kami bagus. Mereka juga bekerja keras dalam latihan, dan kalau saya lihat mereka punya motivasi tinggi untuk cari hasil positif," beber Alves.

Dari laga sebelumnya saat Persita ditahan imbang Persebaya Surabaya, Alves sudah mengantongi catatan yang perlu dibenahi, yakni finishing.

"Mungkin soal finishing harus diperbaiki. Serangan, momentum attacking. Tapi (sekali lagi) harapan saya, saya tahu pemain kita mau perbaiki situasi," ujarnya. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#manahan #liga 1 #brigata curva sud #BCS #pss #persita