RADARSOLO.COM - Persis Solo akan menjalani laga tandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam, 29 Februari. Dalam rangka laga lanjutan Liga 1 2023/2024.
Kubu Persis Solo mendapat kabar baik, di mana Bali United tengah dipusingkan dalam hal produktivitas gol.
Mengingat Bali United belum meraih kemenangan dan bisa mencetak gol ke gawang lawan dalam tiga laga terakhir Liga 1.
Sebelumnya, Bali United ditahan seri 0-0 oleh tamunya Persib Bandung (18/12/2023), lalu kalah 0-1 dari tuan rumah Persik Kediri (5/2/2024), dan imbang 0-0 atas tuan rumah PSM Makassar (24/2/2024).
Dari tiga pertandingan tersebut, Jefferson Assis jadi ujung tombak di lini depan Bali United. Sayangnya performanya dinilai belum memuaskan.
Saat menghadapi Persib Bandung, Jefferson Assis didampingi Rahmat Arjuna dan Irfan Jaya.
Kemudian menantang tuan rumah Persik Kediri, Jefferson didampingi Irfan Jaya dan Privat Mbarga.
Lalu laga menghadapi PSM Makassar, Novri Setiawan dan Privat Mbarga mendampingi Jefferson Assis sebagai mesin gol Serdadu Tridatu.
Hanya saja, Jefferson seperti belum kembali menemukan sentuhannya sebagai salah satu striker ganas berkualitas seperti musim sebelumnya di Liga Malta.
Padahal nama Jefferson Assis datang ke Liga Indonesia membawa nama besar. Yakni sebagai top skorer Liga Malta musim lalu.
Melihat situasi ini, head coach Bali United Stefano Cugurra mengevaluasi dan akan membuat skema baru.
Apakah Jefferson tetap jadi starter atau menunjuk Ilija Spasojevic striker utama untuk lini depan Serdadu Tridatu melawan Persis Solo? Coach Teco -sapaan akrab Stefano Cugurra- masih akan melihat situasi yang ada.
“Soal ini akan dilihat dari latihan. Pemain yang lebih siap akan diturunkan sejak babak pertama nanti,” terang Coach Teco dilansir dari website Bali United.
Bukan hanya Jefferson yang kemungkinan perannya digantikan oleh Spasojevic.
Posisi winger juga akan coba dirotasi dari latihan seperti Yabes Roni, Rahmat Arjuna, Rahmat, Taufik Hidayat, Irfan Jaya maupun Novri Setiawan.
Mereka inilah kadang juga harus mengalami rotasi dengan Privat Mbarga yang menjadi andalan di sisi winger.
Tugas mereka inilah yang menjadi sentral utama dalam memberikan umpan kepada striker utama Serdadu Tridatu.
Kendati demikian, Coach Teco tidak menutup kemungkinan akan mencoba kembali menduetkan Privat dengan Spasojevic atau pun Privat dengan Jefferson.
“Spaso dan Privat sudah lama bermain bersama, jadi mereka sudah punya chemistry bagus. Jefferson juga walau baru bergabung juga sudah bagus di beberapa pertandingan bersama Privat,” jelas Coach Teco. (nik)