Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dikalahkan Bali United, Ini Pernyataan Kapten Persis Solo

Niko auglandy • Jumat, 1 Maret 2024 | 14:15 WIB

Skuad Persis Solo berdoa bersama jelang laga Liga 1 2023/2024.
Skuad Persis Solo berdoa bersama jelang laga Liga 1 2023/2024.

RADARSOLO.COM – Persis Solo menyerah atas Bali United dengan skor akhir 2-3 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis malam (29/2/2024).

Hasil ini membuat Bali United luka lamanya atas Persis Solo, yang di putaran pertama bisa menang 3-1 di Stadion Manahan, tahun lalu.

Sebaliknya, buat kubu Persis hasil ini menjadi kekalahan Persis dibawah arahan pelatih barunya Milomir Seslija.

Ya, tiga laga pertamanya, Persis Solo bisa menang atas Madura United (3-2) dan Persik Kediri (2-1). Ditambah sempat menahan seri tuan rumah Persib Bandung 2-2, beberapa waktu lalu.

Sayang saat melawan Bali United di matchday ke-26’ Persis Solo kalah menyakitkan. Cukup sakit karena tiga gol yang bersarang ke gawang Gianluca Pandeynuwu berasal dari kesalahan pemain Persis sendiri. Yakni blunder dalam membuang bola dan menutup ruang gerak lawan.

“Seperti yang disampaikan coach Milo (sapaan akrab Milomir Seslija), kami kalah karena kesalahan kami sendiri. Kami harus bisa memperbaiki untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Kapten Persis Solo Rian Miziar usai laga.

 Ya, dalam laga ini, permainan Persis Solo memang tak mulus. Tiga blunder terjadi di laga ini.

Pada menit ke-11’ sejatinya gawang Gianluca Pandeynuwu sudah bergetar. Striker Bali United Ilija Spasojevic tanpa pengawalan leluasa unjuk gigi. Namun wasit Asep Yandis menganulir gol tersebut karena dianggap offside.

Namun hal yang ditakutkan, ternyata terjadi di menit ke-22. Persis tertinggal lebih dulu lewat gol Gede Sunu. Ironisnya ini muncul lantaran kesalahan Alexis Messidoro dalam membuang bola di kotak terlarang.

Bola malah mengarah ke Sunu yang dengan sigap melanjutkan dengan tendangan kerasnya ke pojok gawang Persis.

Tertinggal satu bola, Laskar Sambernyawa coba beri respon. Sayangnya beberapa peluang masih gagal. Sho Yamamoto sempat membuat pelung, sayang tendangannya di menit ke-29’ masih bisa ditepis  kiper Bali United Adilson.

Menit ke-32’ Spaso -sapaan Ilija Spasojevic- kembali cetak gol. Lagi-lagi dianulir karena dianggap offside.

Terlepas dari itu, Bali United benar-benar menggandakan keunggulannya di babak kedua. Kali ini lewat Andika Wijaya. Dan sialnya buat kubu Persis, lagi-lagi tercipta karena kesalahan pemainnya.

Prosesnya berawal saat bola terlepas dari kaki Moussa Sidibe, lalu mengarah ke Andika. Tanpa ampun sang pemain menendang ke arah gawang, dan gol akhirnya tercipta.

Usai turun minum, Head Coach Persis Solo Milomir Seslija melakukan rotasi. Mengeluarkan tiga pemainnya yakni Gavin Kwan, Alfath Fathier, dan Arapenta Poerba. Kemudian memasukkan Eky Taufik, Arif Budiyono, dan Shulton Fajar.

Gol yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Bengawan terjadi di menit ke-47. Jaimerson Xavier mengantarkan umpan manis yang memanjakan Moussa Sidibe.

Bola udara tersebut sontak disambut dengan sundulan. Dan gol, Persis mempertipis ketertinggalan menjadi 2-1.

Untuk merubah ketajaman di lini depan, Arkhan Kaka masuk di menit ke-63’ untuk gantikan Roni. Menit ke-72’ giliran Sidibe yang ditarik keluar dan digantikan oleh Ramadhan Sananta.

Sayangnya, alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Persis malah kembali kebobolan. Tepatnya di menit ke-81’. Serangan balik cepat lawan, membuat Gianluca maju terlalu ke depan.

Ironisnya bek Arief Budiyono yang mengawal M. Rachmat salah dalam menutup gerak lawan. Dia kalah duel dan Rachmat mampu menendang bola dengan mudah ke gawang yang sudah kosong tanpa penjagaan. Bali United menjauh jadi 3-1.

Di akhir-akhir laga, Persis sempat memberi asa setelah Ramadhan Sananta mampu menipiskan ketertinggalan di masa injury time (90+6’). Sayang ini jadi gol terakhir yang tercipta di laga ini, dan Bali dinyatakan menang 3-2.

“Tidak ada waktu lagi (untuk saling meyalahkan, Red). Kesalahan yang sudah terjadi tidak boleh terulang pada laga berikutnya karena jarak menuju laga berikutnya melawan PSM Makassar sangat singkat,” ungkap Rian Miziar. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #milomir seslija #Rian Miziar #liga 1 #Bali United #Messidoro #Moussa Sidibe