Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Soal Dihapusnya Regulasi Pemain U-23, Head Coach Persis Solo: Kami Tak Terlalu Peduli dengan Regulasi itu

Mannisa Elfira • Selasa, 5 Maret 2024 | 22:47 WIB
Head Coach Persis Solo Milomir Seslija saat melatih tim di Stadion Manahan, jelang laga Liga 1 musim ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Head Coach Persis Solo Milomir Seslija saat melatih tim di Stadion Manahan, jelang laga Liga 1 musim ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Head Coach Persis Solo Milomir Seslija mengaku pihaknya tidak terlalu peduli dengan penghapusan regulasi pemain U-23.

Seperti diketahui mulai matchday ke-27 hingga championship series, regulasi kewajiban menurunkan minimal satu pemain U23 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI minimal 45 menit resmi dihapus oleh PT. Liga Indonesia Baru.

Dengan dihapusnya kebijakan tersebut, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut langsung memasang tiga pemain muda sekaligus sebagai starter dalam laga Persis Solo vs PSM Makassar di Stadion Manahan, Senin (4/3/2024) malam.

Tiga pemain muda yang diturunkan Milomir Seslija adalah Ramadhan Sananta (22 tahun), Arkhan Kaka (17 tahun), dan Althaf Indie (21 tahun).

"Bisa saja (kami tetap memainkan pemain U-23). Jika saya beri waktu main, mereka akan main. Kami tidak terlalu peduli dengan regulasi itu. Jika saya butuhkan, mereka juga akan main. Hari ini kalian lihat ada tiga pemain (muda)," beber Milo -sapaan akrabnya-.

Lantas bagaimana saat Persis meladeni perlawanan Barito Putera di Stadion Manahan, 9 Maret mendatang? Milo mengatakan pihaknya akan melihat situasi permainan lawannya.

"Tergantung bagaimana Baruto akan main nantinya. Setiap pertandingan kami bermain dengan berbeda," tegas Milo

"Kami tidak selalu memulai dengan komposisi pemain yang sama. Jika kami melakukannya, semua tim akan membaca kami. Hari ini kami ingin bermain seperti ini dan semuanya berhasil," imbuhnya.

Sebelumnya Manajer Persis Solo Chairul Basalamah juga sempat berkomentar. Bicara soal terbantu, Abud -sapaan akrabnya- memang mengiyakannya. Karena penghapusan regulasi ini akan memudahkan pelatih untuk memilih pemain.

Namun sekali lagi Persis Solo tidak mungkin melihatnya hanya sepotong-sepotong, melainkan kebutuhan tim.

"Di kami, pemain U-23 pemain yang dibutuhkan. Kalau kami melihat sesuai kebutuhan. Kalau kebutuhannya masih pakai kemudian tidak ada agenda di FIFA matchday, tentunya kami masih keberatan untuk melepaskan pemain kami," ungkap Abud.

"Tapi kalau memang masih available dan kami masih bisa memberikan kontribusi buat negara pasti kami dengan senang hati melepas,"tambahnya.

Lebih lanjut, Abud mengatakan Persis masih menunggu, melihat, dan menimbang. Mengingat surat resmi juga belum diturunkan. Masih belum diketahui apakah ada pemain Laskar Sambernyawa yang dipanggil atau tidak.

"Kalau saya sampai hari ini, kami masih wait and see tujuannya memang melihat kalau sudah benar-benar ada surat yang masuk ke kami, lalu kami melihat sesuai kebutuhan tim," tegasnya. (nis)

Editor : Damianus Bram
#Arkhan Kaka #persis solo #milomir seslija #Ramadhan Sananta #head coach #pemain u-23 #Althaf Indie