Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

PT LIB Mengajukan Tiga Venue Derby Jateng PSIS Semarang vs Persis Solo, Dua Stadion Lokasinya di Luar Jawa

Mannisa Elfira • Rabu, 13 Maret 2024 | 04:04 WIB
PINDAH TRIBUN: Suporter PSIS Semarang ketahuan hadir duduk di tribun VIP Stadion Manahan, 16 September.
PINDAH TRIBUN: Suporter PSIS Semarang ketahuan hadir duduk di tribun VIP Stadion Manahan, 16 September.

RADARSOLO.COM Gelaran matchday ke-29 Liga 1 bertajuk Derby Jateng antara PSIS Semarang dan Persis Solo sepertinya ada titik terang. PT LIB menegaskan laga sarat gengsi ini harusnya digelar 14 Maret, namun akhirnya diputuskan diundur jadi 17 Maret.

PT LIB dan manajemen Persis Solo belum memberikan kepastian soal lokasi baru venue ini. Rencana baru akan diumumkan secara resmi 14 Maret ini.

Berdasarkan kabar yang beredar, pertandingan Derby Jateng akan dilangsungkan di Stadion Manahan Solo.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Rini Kusumandari membenarkan. Dia mengaku sudah menerima izin yang diajukan oleh manajemen PSIS Semarang.

"Ya betul, PSIS Semarang sudah mengajukan izin pemakaian Stadion Manahan tanggal 17 Maret. Kebetulan Stadion Manahan kosong. Kami hanya mengizinkan untuk tempatnya, terkait pelaksanaannya izin dari kepolisian," beber Rini kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (12/3).

Mengenai hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persis Solo Ginda Ferachtriawan juga mengaku sudah kontakan dengan pihak panpel PSIS Semarang.

"Kami baru komunikasi," hemat Ginda.

Sebelumnya PSIS juga sudah meminta izin ke Dispora Solo untuk menggelar laga ini khususnya padat tanggal 14 Maret.

Sayang pengajuan tersebut akhirnya ditolak karena klub Liga 1 lainnya yakni PSS Sleman sudah mem-booking di tanggal tersebut untuk menggelar laga kandangnya melawan Borneo FC.

Seperti diketahui sebelumnya PSS Sleman dan PSIS Semarang memang tengah menjadi seorang musafir, ini karena Stadion Maguwoharjo dan juga Stadion Jatidiri tengah direnovasi.

Sebelum ada keputusan mundurnya jadwal antara Persis Solo melawan PSIS Semarang, panpel PSIS sudah mengajukan izin ke beberapa venue.

Baca Juga: Jelang Laga Sarat Gengsi, Kontra PSIS Semarang: Head Coach Persis Solo Lakukan Evaluasi dari Laga Sebelumnya

Mulai dari Stadion Moch Soebroto Magelang Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Brawijaya Kediri, hingga Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Sayang beberapa venue menolak dengan berbagai alasan. Salah satunya karena ketidaksiapan mereka dalam beberapa hal untuk menjadi tuan rumah laga big match ini.

Manajemen Persis akhirnya menerima surat respons balasan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, kemarin (12/3), soal masa depan jadwal derby Jateng ini.

PT LIB menerangkan sudah mengajukan venue alternatif, yakni di Stadion PTIK, Stadion Batakan Balikpapan, hingga Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali sesuai jadwal (14/3) namun dengan konsekuensi tanpa penonton.

Namun sepertinya hal tersebut tak disepakati, hingga akhirnya diputuskan mundur jadi 17 Maret. Pemilihan venue pertandingan akan disampaikan paling lambat besok (14/3).

Persis Solo mengapresiasi atas respons balasan dari surat yang sudah dikirim. Namun mereka masih menyayangkan pengunduran jadwal karena tidak sesuai dengan nilai-nilai yang tertera pada regulasi.

“Untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan berintegritas, Persis berharap pengunduran jadwal H-2 jelang laga atau keputusan serupa tidak terulang lagi di kemudian hari dengan alasan apapun,” tulis pernyataan resmi Persis. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#ptik #persis solo #batakan #stadion manahan #psis semarang #pt lib