RADARSOLO.COM – Derby Jateng bisa dibilang jadi ajang sarat gengsi yang mempertemukan Persis Solo dengan PSIS Semarang. Kedua tim bahkan sudah bertemu di lapangan hijau, jauh sebelum Indonesia merdeka.
Redaktur Jawa Pos Radar Solo Nikko Auglandy menelurusi perjalanan kedua tim. Akhirnya didapatkan dari koran-koran lawas soal laga menarik yang mempertemukan kedua tim ini. Salah satunya terjadi pada 70 tahun lalu.
Di mana, Derby Jateng terjadi pada di Stadion Semarang, Sabtu sore, 19 Juni 1954 silam. Saat ini Persis Solo kalah 0-1 lawan PSIS Semarang dalam kompetisi PSSI zona Jawa Tengah.
Laga baru cukup menegangkan. Saat berjalan 20 menit, PSIS Semarang cetak gol lewat aksi Kristiono. Namun wasit menganggapnya tak sah.
Skor tetap 0-0 untuk kedua tim dan bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua lini pertahanan Persis Solo malah kocar kacir.
Saat babak kedua baru berjalan 5 menit, PSIS Semarang cetak gol lewat aksi Masti. Skor 1-0 ini bertahan hingga laga berakhir.
Hasil ini tentu jadi bahan evaluasi Persis untuk memperbaikinya di pertandingan kedua yang akan dilangsungkan di Solo seminggu kemudian.
Setelah kalah dari PSIS Semarang 0-1, Persis Solo mengevaluasi diri.
Di laga kedua keesokan harinya (20/6/1954) masih di Kota Lumpia, Persis Solo menantang PSIM Jogja.
Hasil akhirnya Persis Solo menang 2-1. Dua gol Persis dicetak oleh Matmo, dan Darsono. Sementara gol hiburan PSIM dicetak oleh Mardjuki.
Ketatnya kompetisi saat ini ternyata benar-benar terasa. Mengingat di laga hari ketiga (21/6/1954). Laga PSIS Semarang melawan PSIM Jogja malah berakhir imbang 2-2.
Setelah laga ini ketiga tim bersiap, mengingat pertandingan kejuaraan PSSI Jateng musim 1953/1954 putaran kedua akan pindah dan berlangsung di Stadion Sriwedari, Kota Solo mulai 25 Juni 1954. (nik)
Editor : Niko auglandy