Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Inzaghi Mengaku Tetap Bangga Meski Inter Milan Gagal Tembus Perempat Final Liga Champions, Bakal Lebih Fokus di Liga Italia

Damianus Bram • Jumat, 15 Maret 2024 | 20:53 WIB
Ilustrasi Liga Champions.
Ilustrasi Liga Champions.

RADARSOLO.COM - Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengaku tetap bangga pada timnya meski gagal melaju ke perempat final Liga Champions. 

Inter Milan disingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar melalui adu penalti 2-3 setelah skor 1-2 bertahan sampai perpanjangan waktu selesai (agregat 2-2) di Civitas Metropolitano, Madrid, Spanyol, Kamis (14/3/2024) WIB, dikutip dari ANTARA.

Inter Milan pada dasarnya unggul lebih dulu lewat Federico Dimarco (33'). Namun selang dua menit kemudian penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann (35') berhasil menyamakan kedudukan.

Kemudian pada menit ke-87 Memphis Depay berhasil mencetak gol yang membuat agregat menjadi 2-2 dan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Di perpanjangan waktu, kedua tim tak ada yang mampu mencetak gol dan kemudian pemenang ditentukan pada babak adu penalti.

Pada babak ini, kiper Atletico Jan Oblak tampil gemilang dengan menahan dua penendang Inter Alexis Sanchez dan Davy Klaassen. 

Puncaknya tendangan sang kapten Lautaro Martinez yang melambung tinggi memupuskan harapan Inter Milan untuk mengulangi kesuksesan musim lalu ketika menembus final.

“Ada kekecewaan nyata bagi semua orang. Namun, saya mengatakan kepada anak-anak untuk bangga dengan kampanye ini. Kami tidak kalah, tapi sayangnya di momen-momen penting pertandingan malam ini kami seharusnya bisa tampil lebih baik," kata Inzaghi.

Pelatih asal Italia itu lalu sedikit menyesalkan penampilan timnya pada leg pertama yang menurutnya bisa menang lebih besar.

Ia juga menyayangkan penampilan timnya pada laga ini yang gagal mempertahankan skor ketika mencetak gol lebih dahulu. Namun, kedua hal itu tetap tak menyurutkan rasa bangga Inzaghi.

"Di leg pertama, kami tentu bisa unggul lebih besar. Malam ini, begitu kami unggul, kami harus mempertahankannya, namun mereka malah mencetak gol dan kembali bermain," kata Inzaghi.

"Tim tidak terbiasa kalah, sayang sekali karena kami sudah memegang tiket lolos ke perempat final. Kami kecewa, tapi saya bangga melatih grup ini, mereka telah memberi saya kepuasan nyata," lanjutnya.

Kini, dengan keunggulan 16 poin di liga, Inzaghi mengatakan akan berfokus untuk menyelesaikan gelar juara liga secepat mungkin, dimulai dari melawan Napoli pada Senin (18/3) pukul 02.45 WIB di San Siro, Italia.

"Sekarang, kami harus bekerja keras dan menyelesaikan kampanye liga kami dengan baik karena kami memiliki tujuan besar yang ingin dicapai," tutupnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Inter Milan #atletico madrid #simone inzaghi #liga champions