RADARSOLO.COM - Kabar mengejutkan datang dari beberapa klub Liga Indonesia disanksi FIFA dilarang melakukan aktivitas transfer pemain. Mulai dari Persija Jakarta, Persiraja Banda Aceh, Sada Sumut FC, dan Persikab Kabupaten Bandung kabarnya
Namun belum diketahui penyebab tim-tim tersebut mendapatkan sanksi tersebut. Namun, jika merajut dari penjelasan peraturan status dan transfer pemain atau kode disiplin FIFA, larangan transfer dijatuhkan kepada tim akibat beberapa penyebab.
Mulai dari kewajiban pembayaran yang melebihi batas, pemutusan kontrak sepihak, pemutusan kontrak dengan alasan hamil (untuk persepak bola wanita), atau hingga kasus kegagalan membayar jumlah yang sesuai dengan kontrak.
Larangan pendaftaran akan berlaku baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan kata lain, larangan akan mempengaruhi setiap pendaftaran yang berasal dari transfer domestik maupun internasional.
Soal sanksi yang diberikan ke Persija Jakarta, nama Marko Simic dikait-kaitkan. Ini lantaran beberapa tahun lalu, Simic dan Persija Jakarta pernah punya friksi soal masalah kontrak ke FIFA. Namun saat ini sepertinya sudah klir, mengingat Simic sudah jadi bagian dari Persija Jakarta kembali.
Namun ternyata di lansir dari Transfermarkt, Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto menjelaskan bahwa ancaman sanksi itu muncul karena adanya kewajiban Persija yang belum diselesaikan saat mendatangkan Ryo Matsumura di awal musim ini.
“Jadi, Persija akan berkoordinasi dengan klub asal pemain tersebut. Jadi bisa disimpulkan bukan karena Marko Simic, melainkan perihal miss komunikasi saat Persija mendatangkan pemain asal Jepang, Ryo Matsumura kemarin. Dan hingga berita ini diturunkan, masih belum ada update apapun mengenai keberlanjutan status hukuman tersebut,” papar Transfermarkt.
Baca Juga: Dari Persis Solo ke Persija Jakarta, Ryo Matsumura Ungkap Harapan dan Hal Menyenangkan
Sementara itu, Persija tidak tinggal diam dalam menyikapi kabar sanksi FIFA berupa larangan merekrut pemain maksimal tiga periode bursa transfer. Langkah cepat untuk membereskan kasus itu segera dilakukan.
Ambono Janurianto, menjamin ancaman sanksi registration bans tak akan dialami timnya.
“Kami akan menyelesaikan kewajiban dengan klub terkait dalam waktu dekat sebelum bursa transfer baru dibuka,” terangnya dilansir dari rilis resmi Persija Jakarta.
Ambono menambahkan bahwa larangan tersebut diharapkan segera dapat dicabut setelah ada kesepakatan dengan klub tersebut dan seluruh kewajiban diselesaikan.
Ryo musim lalu bermain untuk Persis Solo dengan status pinjaman dari klub Liga Thailand, BG Pathum United. Usai liga 1 2022/2023 selesai, Ryo ternyata direkrut dengan Persija Jakarta.
Terkait masalah Ryo Matsumura, Persija Jakarta, dan BG Pathum soal sanksi FIFA terkait masalah transfer pemain, manajemen Persis Solo belum bisa dikonfirmasi soal kepastian kasusnya seperti apa. (nik)
Editor : Niko auglandy