Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Althaf Indie Moncer di Persis Solo, Ternyata Shin Tae-Yong Lebih Melirik Pemain Asal Boyolali dan Winger Liga Belanda, Ini Daftar Skuad Timnas U-23

Niko auglandy • Selasa, 16 April 2024 | 14:10 WIB
AKTOR PENTING: Selebrasi winger Persis Solo Althaf Indie Alrizky bersama Moussa Sidibe (kiri), usai menjebol gawang Persik Kediri di Stadion Manahan, Sabtu sore (24/2).
AKTOR PENTING: Selebrasi winger Persis Solo Althaf Indie Alrizky bersama Moussa Sidibe (kiri), usai menjebol gawang Persik Kediri di Stadion Manahan, Sabtu sore (24/2).

RADARSOLO.COM - Althaf Indie begitu moncer bersama Persis Solo musim ini. Sayang pemain 21 tahun tersebut tak dilirik head coach Timnas Indonesia U-23 untuk masuk skuad di ajang Piala Asia U-23 di Qatar.

Padahal jika kita lihat statistik, pemain asal Bekasi ternyata bermain cukup baik di Liga 1.

Bahkan belum lama ini Althaf Indie mendapat predikat sebagai pemain muda terbaik Liga 1 versi PT LIB untuk bulan Februari.

Di kompetisi resmi musim ini, dari 30 laga yang sudah dijalani Persis Solo, Althaf Indie sudah bermain 26 kali. Catatannya cukup memukau. Yakni dia sudah menabung empat gol, dan tiga assist. Sayang sedikit ternoda dengan koleksi empat kartu kuning.

Di Persis Solo, sebelumnya Althaf Indie bermain sebagai winger kanan, namun semenjak Milomir Seslija melatih Persis Solo, Althaf Indie digeser posisinya jadi winger kiri. Sementara winger kanan diisi oleh Moussa Sidibe saat ini.

Menariknya Althaf Indie tetap jadi pilihan utama walau harus pindah posisi, bahkan beberapa kali dia jadi starter untuk bermain di posisi bek kiri.

Secara permainan, dimanapun dimainkan, Althaf Indie sukses unjuk gigi dan berkontribusi. Tapi kembali lagi, performanya yang menawan di tim, tak bisa membuat namanya harum di mata Shin Tae-yong.

Ternyata di posisi winger kiri, pelatih asal Korea Selatan tersebut lebih melirik dua nama. Pertama adalah Rafael Struick. Dia saat ini bermain untuk ADO Den Haag, klub kasta kedua di Liga Belanda.

Di ajang Keuken Kampioen Divisie 2023/2024 (kompetisi divisi kedua tertinggi di Liga Belanda) dia sudah baru bermain tiga laga, tapi dengan tanpa catatan gol yang bisa dihasilkannya.

Di musim ini, dia juga dimainkan ADO Den Haag di berbagai kompetisi. Di ajang KNVB Beker 2023/2024 dia sudah bermain satu kali.

Catatan terbaiknya malah saat terjun di kompetisi O21 Divisie 2 Spring 2023/2024 (kompetisi U-21 Divisi 2 Liga Belanda). Di ajang ini dari tiga laga yang sudah dijalani, Struick mencetak dua gol.

Sementara di ajang O21 Div. 1 Fall 23/24 (kompetisi U-21 Divisi 1 Liga Belanda), dari tiga laga yang sudah dijalani, Struick mencetak tiga gol.

Struick lahir di Leidschendam, Belanda. Dia memiliki darah Indonesia dari kedua belah pihak orang tuanya. Ayahnya, Brian Struick adalah warga negara Belanda keturunan Indonesia. Neneknya Rafael dari pihak ayahnya bernama Eleonora Fredrika Rientsma Struick.

Sang nenek merupakan perempuan kelahiran Semarang, 24 April 1952. Sementara itu, ibunya Rafael yang bernama Noraly Soeditor memiliki darah Suriname dan Jawa.

Pada 22 Mei 2023, Struick secara resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Pada 27 Mei 2023, Rafael menerima panggilan untuk bergabung ke tim senior untuk pertandingan persahabatan melawan Palestina dan Argentina.

Rafael melakukan debutnya pada 14 Juni 2023, saat melawan Palestina dengan hasil akhir imbang 0-0.

Selain Rafael Struick, ternyata pemain berposisi winger kiri di skuad Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 diisi oleh Dony Tri Pamungkas.

Dia jadi pemain termuda di skuad Garuda Nusantara di ajang ini. Pemain asal Boyolali, 19 tahun, kelahiran 11 Januari  2005 tersebut sudah jadi langganan timnas. Beberapa kali Shin Tae Yong juga memanggilnya masuk skuad.

Rapornya bersama sang garuda adalah 13 kali bermain untuk Timnas U-20, 2022 silam. Sementara tahun lalu dia bermain sekali untuk Timnas U-23.

Performa Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta di Liga 1 musim ini juga cukup baik. Dia sudah bermain 21 kali (599 menit bermain), dengan catatan satu assist.

Lalu jika ada pertanyaan, pantaskan Althaf Indie tak dilirik karena Shin Tae-Yong lebih memilih memasukkan nama Rafael Struick dan Denny Tri Pamungkas di ajang Piala Asia U-23, tentu Shin Tae-Yong yang lebih paham kualitas dan kebutuhan di tim racikannya.

Pelatih tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong telah menetapkan 23 nama pemain untuk mengikuti Piala Asia U-23 2024. Terbaru, pada Senin (15/4), skuad Garuda Muda mendapat tambahan amunisi yakni bergabungnya Nathan Tjoe-A-On di Doha.

Dengan ini, dua pemain yakni Kakang Rudianto (Persib) dan Muhammad Dzaky Asraf (PSM) harus dipulangkan karena pertimbangan teknis dan regulasi turnamen.

Sebelumnya kiper Persis Solo yang tengah dipinjamkan ke PSPS Riau Erlangga Setyo juga telah dipulangkan dari skuad Timnas U-23, beberapa hari lalu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh klub-klub Liga 1 dan pemain abroad yang sudah melepas pemainnya ke tim U-23 Indonesia. Selain itu, terimakasih kepada pemain yang sudah ikut pemusatan latihan di Dubai dan Doha dan kami kembalikan ke klub (Erlangga, Rifky Dwi, Kakang, dan Dzaky), " terang Manajer tim U-23 Indonesia Endri Erawan dalam rilis resmi PSSI.

Pada ajang Piala AFC U-23 2024, Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Qatar, Yordania, dan Australia.

Indonesia akan melakoni laga perdana melawan Qatar (15/4), lalu Australia (18/4) dan terakhir di grup A melawan Yordania (21/4). (nik)

*Daftar 23 pemain Indonesia untuk Piala Asia U-23 Qatar 2024:

  1. Ernando Ari, Persebaya Surabaya
  2. Muhammad Adi Satryo, PSIS Semarang
  3. Daffa Fasya, Borneo FC
  4. Rizky Ridho, Persija Jakarta
  5. Ramdhan Sananta, Persis Solo
  6. Justin Hubner, Cerezo Osaka
  7. Komang Teguh, Borneo FC
  8. Muhammad Ferarri, Persija Jakarta
  9. Pratama Arhan, Suwon FC
  10. Dony Tri Pamungkas, Persija Jakarta
  11. Nathan Tjoe-A-On, SC Heerenveen
  12. Ilham Rio, Persija Jakarta
  13. Bagas Kaffa, Barito Putera
  14. Ivar Jenner, FC Utrecht
  15. Arkhan Fikri, Arema FC
  16. Hokky Caraka, PSS Sleman
  17. Muhammad Rayhan Hannan, Persija Jakarta
  18. Ikhsan Nur, Borneo FC
  19. Witan Sulaeman, Bhayangkara FC
  20. Jeam Kelly, Persik Kediri
  21. Marselino Ferdinan, KMSK Deinze
  22. Muhammad Fajar Fathurrahman, Borneo FC
  23. Rafael Struick, ADO Den Haag
Editor : Niko auglandy
#persija jakarta #persis solo #Dony Tri Pamungkas #struick #piala asia u-23 #timnas #Althaf Indie #ADO Den Haag