RADARSOLO.COM - Laga-laga akhir Liga 1 semakin banyak drama yang terjadi. Laga-laga menegangkan terjadi, dan membuat dag-dig-dug para penikmat sepak bola.
Yang paling mengejutkan di matchday ke-31 pekan ini adalah pertandingan Bhayangkara FC melawan Persik Kediri di Stadion PTIK Jakarta, Selasa, 16 April 2024.
Andai Bhayangkara FC kalah, bisa dipastikan mereka akan terdegradasi ke Liga 1 musim depan. Situasi ini memacu antusiasme anak-anak Bhayangkara FC bermain allout.
Tim ini akhirnya bisa menang melawan Persik Kediri. Namun skornya tentu cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, Laskar Macan Putih -julukan Persik Kediri- kena bantai tujuh gol tanpa balas.
Ya, ini jadi salah satu skor terbesar di Liga 1 musim ini. Gawang Persik Kediri, bahkan sudah kebobolan saat laga masih berjalan 1 menit. Gol pertama Bhayangkara FC dicetak oleh Matias Mier.
Matias Mier bahkan sukses mencetak hat-trick di laga ini. Dua gol lainnya dia cetak di menit ke-19' dan 50'. Belum puas dengan keunggulan 3-0, Bhayangkara FC makin ngamuk.
Secara beruntun empat gol lainnya mereka ciptakan. Mulai dari aksi Marcelo Herrera di menit ke-53', Dendi Sulistyawan di menit ke-59', dan Titan Agung di menit ke-85'.
Pesta gol Bhayangkara Fc ditutup gol bunuh diri Dikri Yusron di masa injurytime (90+4).
Ini jadi kemenangan keempat Bhayangkara FC musim ini. Tiga poin ini membawa Bhayangkara FC saat ini menabung 23 poin, dan bercokol di posisi ke-17.
Sayang ini belum membuat mereka aman. Karena masih ada Arema FC (31 poin), Persita Tangerang (32 poin) RANS Nusantara FC (34 poin), PSS Sleman (35 poin), hingga Persija Jakarta (38 poin) yang juga ingin menghindar dari jurang degradasi.
Sebaliknya walau kalah telak, Persik tetap aman bertahan di Liga 1 musim ini. Walau begitu peluang mereka untuk lolos ke championship series atau empat besar jadi sedikit berat.
Di lain sisi dari 18 peserta Liga 1 2023/2024, baru Persikabo 1973 yang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim ini.
Masih ada slot dua tim yang akan terdegradasi, dan beberapa tim jelas menghindari untuk finis di posisi ke-16 dan 17 di klasemen akhir musim ini. Mereka enggan main di kasta kedua musim depan. (nik)
Editor : Niko auglandy