RADARSOLO.COM – Angan-angan suporter melihat tim kebanggannya, yakni Persis Solo menutup laga kandang terakhirnya musim ini dengan manis, ternyata gagal kesampaian.
Ya, saat melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Jumat sore (26/4/2024), Laskar Sambernyawa diluar dugaan kalah 1-2 (1-1) atas tamunya Persita Tangerang.
Catatan ini menambah derita Persis saat berhadapan dengan Pendekar Cisadane. Menilik lima pertemuan terakhir, Persis tak pernah mencapai victory. Empat kemenangan ada di tangan Persita, sementara satu sisanya berakhir imbang.
Sejatinya Persis Solo andai bisa menang, sudah membuat Persita Tangerang terdegradasi ke kasta Liga 2. Namun hal tersebut tak bisa kesampaian. Ironisnya Persis malah menelan kekalahan pertama di kandang sendiri di 2024 ini.
Ya, di laga ini, Persis banyak membuang peluang. Bahkan tuan rumah harus kebobolan dahulu. Lesatan striker Persita asal Portugal, Mohcine Hassan Nader tak bisa dibendung oleh Gianluca Pandeynuwu. Membuat keadaan menjadi 0-1 bagi Pendekar Cisadane -julukan Persita-.
Seolah tak percaya, total 14.235 suporter coba bakar kembali semangat Rian Miziar dan kawan-kawan. Nyanyian sejumlah anthem kian mendengung di Manahan, berharap Persis bangkit dan menunjukkan determinasi dengan sejumlah tekanan ke Persita.
Benar saja, pemain Persis Solo tak lepas tangan. Di menit ke-41, David 'Roni' Gonzalez berhasil menyamakan kedudukan atas tamunya. Berawal dari umpan lambung Jaimerson Xavier, bola terjatuh di kaki Sho Yamamoto.
Melihat Roni bebas, pemain asal Jepang langsung sodorkan umpan yang memanjakan Roni. Skor menjadi 1-1 hingga akhir babak pertama.
Usai turun minum, Milomir Seslija mulai menambal sulam pemainnya di lapangan hijau. Taufiq Febriyanto ditarik keluar, digantikan oleh Arapenta Poerba. Seorang gelandang serang yang diharapkan mampu menambah kreatifitas penyerangan di lini tengah.
Pergantian Milo tersebut pun langsung membahayakan pertahanan lawan. Menit ke-50, Arapenta dapat peluang emas. Sayang tendangan dari luar kotak penalti tersebut masih diamankan Kartika Ajie.
Setelah itu sulit bagi Persis untuk menciptakan peluang emas. Hingga akhirnya di menit ke-64, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut kembali merombak kesebelasannya. Dengan menarik Zanadin Fariz dan Eky Taufik lalu memasang Irfan Jauhari dan C. Bhagascara.
Kendati demikian, Persis malah kebobolan. Berawal dari bola set piece yang dilesatkan oleh Rifky Dwi Septiawan. Bola sempat mengenai mistar gawang Laskar Sambernyawa. Tapi bola rebound dari Fahreza Sudin membuat Persita unggul 1-2.
Milo kembali berputar otak. Kini menarik Althaf Indie dan Alfath Fathier, memasukkan Arkhan Kaka dan Faqih Maulana. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor kedua kubu tak berubah. Skor tetap untuk Persita 1-2. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy