RADARSOLO.COM - Pertemuan antara Persis Solo dan Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan, Jumat (26/4) sore, sempat diwarnai keributan. Menjelang babak kedua berakhir, terdapat oknum yang dikira suporter tamu. Hal tersebut memicu amarah para penonton di stadion.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persis Solo Ginda Ferachtriawan mengungkapkan, terjadi kesalahpahaman saat pertandingan hampir berakhir. Tiga orang yang dianggap suporter Persita Tangerang, ternyata pendukung Persis Solo.
"Kami amankan, kami kira suporter tamu. Kami bawa ke sekretariat. Lalu kami mintai keterangan. Ternyata setelah ditanyai, mereka merupakan orang Solo, orang Wonogiri, mahasiswa salah satu universitas di Solo. Jadi ada salah komunikasi," beber Ginda kepada Jawa Pos Radar Solo.
"Mereka bukan pendukung Persita sama sekali. Jadi salah paham, dia baru nonton pertama kali sama teman-temannya, terus karena dia ditanya tidak bisa menjawab fasih mungkin. Dia bingung jawabnya, kemudian hal tersebut terjadi," lanjut Ginda.
Beberapa orang itu, lanjut Ginda, sempat kena pukul. Namun panpel langsung amankan, lalu diberi pengobatan.
"Kami kasih minum, kami tanya, oh ternyata orang sini. Setelah itu kami persilahkan pulang setelah pertandingan selesai," tambahnya.
Ditanya soal kedatangan suporter tamu, Ginda mengaku memang beberapa orang sempat mau menyaksikan, namun mereka dipulangkan oleh panpel.
"Memang ada suporter tamu. Tapi semuanya sebelum pertandingan sudah kami pulangkan. Walaupun mereka bertiket. Tidak banyak, tidak sampai 10 sepertinya," ujar Ginda. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy