Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kontrak Pelatih Persis Solo Habis Akhir April, Ini Jawaban Manajemen Soal Masa Depan Milomir Seslija

Mannisa Elfira • Senin, 29 April 2024 | 01:46 WIB

 

Head Coach Persis Solo Milomir Seslija saat melatih tim di Stadion Manahan, jelang laga Liga 1 musim ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Head Coach Persis Solo Milomir Seslija saat melatih tim di Stadion Manahan, jelang laga Liga 1 musim ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
 

RADARSOLO.COM – Kontrak Milomir Seslija dengan Persis Solo akan hangus akhir April ini. Seperti diketahui, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut hanya diikat Laskar Sambernyawa selama empat bulan sebagai pengganti Leonardo Medina. Tepatnya hingga Liga 1 2023/2024 berakhir.

Di tangan coach Milo -sapaan akrab Milomir Seslija-, Alexis Messidoro dan kawan-kawan bangkit dari catatan negatif. Persis menjauh dari jurang degradasi, dan keluar dari papan bawah.

Dalam 11 laga yang menukangi Persis Solo sejak awal tahun ini, catatan apik berhasil diraih. Yakni Persis di 2024 mendulang tujuh kemenangan, sekali seri, dan tiga kali kekalahan.

Berdasarkan catatan tersebut, Manajer Persis Solo Chairul Basalamah mengaku respect serta puas dengan kinerja Milomir Seslija bersama tim. Tak heran jika sekarang ini manajemen Persis Solo berusaha melakukan negosiasi ulang dengan Milo. 

Kontrak coach Milo memang berakhir di 30 April ini. Abud menjelaskan sejak awal teman-teman pers dan suporter sudah disampaikan bahwa kontrak Milomir Seslija hanya hingga musim ini saja.

"Manajemen sudah ngobrol langsung dengan coach Milo dan agennya Gabriel Budi (soal kontrak baru). Saya menunggu hasilnya saja," beber Abud -sapaan Chairul Basalamah-.

Persis saat ini berada di posisi kedelapan, dan akan menjalani laga terakhirnya musim ini melawan tuan rumah Bhayangkara FC, 30 April mendatang. Walau gagal lolos ke championship series, manajemen tetap lega dengan pencapaian tim musim ini.,

"Pastinya puas dan bagus (hasilnya). Kami respect juga. Dia pelatih yang bagus, tapi kami juga melihat dari berbagai aspek. Untuk berikutnya kami punya KPI (key performance indicator) baru. Ini yang harus sama-sama ketemu. Jadi setelah 30 April, kami akan duduk bersama," sambungnya.

Bench mark Persis, lanjut Abud, adalah manajemen dan keuangan yang baik. Tak bisa ditepis, pendapatan Persis muncul dari sejumlah sponsor, penjualan merchandise, dan tiket laga.

Biasanya akan di-review di akhir, jadi manajemen akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk musim depan.

"Siapapun pelatihnya akan ada KPI tersendiri. Karena ada KPI yang setengah musim dia harus capai target apa saja, nanti kami bebankan ke mereka. Tujuannya hasil terbaik," jelas Abud.

Soal KPI, Abud menjelaskan acuan pertama adalah hasil terakhir konfigurasi klasemen di musim ini. Dari hasil tersebut, manajemen akan menentukan perencanaan ke depan.  

 

"Karena kami tidak ingin istilahnya pelatih itu dibongkar dan sebagainya, jadi KPI kami berikan berjangka. Kami punya klausa tertentu yang membuat dia harus sampai ke target yang kami sampaikan di setengah musim," ujarnya.

Tujuannya ingin musim depan lebih stabil performa tim. Kami ingin capai target setinggi-tingginya," sambung eks manajer Persebaya Surabaya itu. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#milo #persis solo #milomir seslija #bhayangkara fc #liga 1