RADARSOLO.COM – Persis Solo akhirnya bisa menutup musim dengan full senyum. Laga terakhir Liga 1 musim ini berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 (0-0) melawan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, kemarin sore (30/4).
Tambahan tiga poin ini, mengukuhkan Laskar Sambernyawa finis di posisi ketujuh di klasemen akhir musim ini. Dari 34 laga, Persis mendulang 14 kemenangan, delapan seri, dan 12 kali kalah. Persis meraih 50 poin musim ini.
Walau begitu Persis gagal lolos ke babak championship series, setelah dipastikan ada empat tim teratas yang lolos ke babak empat besar. yakni Borneo FC (70 poin), Persib Bandung (62 poin), Bali United (58 poin), dan Madura United (55 poin).
Finis di posisi ketujuh sudah jadi sebuah kelegaan buat manajemen. Musim lalu Persis finis di posisi ke-10 dengan tabungan 44 poin dari 34 laga yang dijalaninya.
Jadi bisa dibilang catatan musim ini, Persis lebih baik dari musim sebelumnya. Sayangnya jumlah kekalahan Persis musim ini dan musim lalu sama, dan ini jadi bahan evaluasi tim kepelatihan untuk musim depan tentunya.
“Terima kasih untuk semua para pemain yang telah berjuang untuk bisa selalu memenangkan pertandingan Persis,” ujar Pelatih Persis Solo Milomir Seslija.
Laga kontra Bhayangkara FC memang sudah tak berpengaruh buat Persis. Oleh karena itu coach Milo -sapaan akrab Milomir Seslija- menurunkan skema yang berbeda.
Sore ini, sederet pemain muda diberi kesempatan unjuk gigi sejak awal laga, seperti Zanadin Fariz, Arkhan Kaka, Althaf Indie, hingga Rendy Sanjaya. Selain itu, M. Kanu, C. Bhagascara, hingga M Riyandi yang sering jadi penghangat bangku cadangan juga dimainkan jadi starter di laga ini.
Gol yang ditunggu-tunggu publik Kota Bengawan ternyata baru muncul jelang laga berakhir. Terjadi di menit ke-90+3', lewat gol Alexis Messidoro yang tendangannya tak bisa dihalau kiper lawan. Skor 1-0 bertahan hingga laga berakhir.
"Permainan yang berat. Bhayangkara juga press. Hari ini Persis menunjukkan karakternya. Kami menang, dan pemain mempertontonkan kerja kerasnya," ujar Milomir Seslija usai laga.
Rendy Sanjaya mengaku ikut senang diberi kesempatan bermain. Ini game ketiganya setelah dipromosikan ke tim senior Persis musim ini.
“Ini juga berkat doa orang tua dan support pelatih. Laga akhir ini saya agak kaget karena pertama dikasih kesempatan duluan (jadi starter, Red). Saya berterima kasih," ungkap Rendy.
Head Coach Bhayangkara FC Emral Abus mengatakan kecewa dengan hasil ini. Harapan mengakhiri kompetisi dengan kemenangan gagal tercapai, karena kebobolan di akhir laga.
"Tapi kami mengapresiasi kerja keras anak anak yang sudah bermain maksimal untuk memenangkan pertandingan. Hasilnya memang tidak memihak ke kami. Kami ucapkan selamat kepada Persis Solo yang memetik angka di kandang kami," tambahnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy