RADARSOLO.COM – Tim sepak bola putra Universitas Surakarta (Unsa) FC akan menjalani laga terakhirnya di grup J babak 80 besar Liga 3 zona nasional, Selasa (8/5/2024), melawan tuan rumah PSDB Demak di Stadion Sultan Fatah.
Unsa FC mengakui punya rasa sakit hati pada tim ini yang masih membekas. Kedua tim sempat bertemu di babak 8 besar Liga 3 zona Jateng akhir tahun lalu. Kala itu di laga kandang Unsa FC bisa menang 3-0.
Sayang di laga tandang PSDB bisa membalas dengan skor sama. Laga akhirnya harus ditentukan lewat tendangan adu penalti untuk menentukan tim yang lolos ke semifinal regional Jateng.
“Dan pada saat itu kami kalah dalam adu tendangan penalti," keluh Head Coach UNSA FC Ahmad Arif kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (7/5).
Pahitnya kekalahan itu tak ingin diulangi lagi. Karenanya Ahmad Arif mendorong anak asuhnya untuk tetap fokus menjaga ritme, dalam menjalani misi revans ini. Sekaligus memperkuat mental skuad untuk menghasilkan permainan yang terbaik.
"Artinya kami tetap maksimal walaupun tentu ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terkait rotasi pemain. Karena kami juga berpikir mengamankan beberapa pemain yang sudah kena kartu dan juga beberapa pemain yang menurut kami kelihatan kelelahan saat pertandingan-pertandingan di grup J putaran nasional ini," jelasnya.
Namun saat disinggung soal kondisi, Ahmad Arif membeberkan kebugaran skuadnya cukup aman. Artinya tidak ada yang dihadang cedera.
Unsa memiliki komposisi yang cukup gendut, yakni ada 30 pemain yang masuk skuad tim ini. Dalam setiap match tidak semua dibawa ke Demak yang jadi lokasi pertandingannya.
“Kami tidak menginap. Artinya dilaju tiap pertandingan dengan berangkat pagi dari Solo," sambungnya.
Kebijakan laju setiap akan bertanding tentu akan mempengaruhi kebugaran pemain.
“Tentunya kami harus sedikit sadar dan sabar diri di tengah keterbatasan," sambungnya.
Di lain sisi meski babak 80 besar masih menyisakan satu pertandingan lagi untuk Unsa, ternyata wakil Kota Bengawan ini sudah mengamankan meraih satu tiket babak 32 besar.
Seperti diketahui, juara dan runner up grup berhak lolos ke babak selanjutnya. Menilik klasemen sementara, UNSA menjadi penghuni kedua Grup J.
Sementara klub yang bertengger di puncak adalah PSDB Demak. Kedua kubu sejatinya punya raihan yang sama, yakni 7 poin. Selisih gol saja yang jadi pembeda (2-7).
"Untuk saat ini UNSA sudah dipastikan lolos untuk babak 32 besar bersama PSDB walaupun masih ada satu match lagi. Dan kebetulan match terakhir akan bertemu PSDB," ujar Ahmad Arif.
Lebih lanjut soal babak 32 besar, Ahmad Arif mengaku belum terpikirkan secara khusus. Karena dia juga belum mengetahui calon lawan yang akan dihadapi siapa saja.
Tapi yang pasti mereka merupakan tim-tim terbaik, karena babak nasional sebagian besar adalah tim terbaik dari berbagai provinsi.
"Kami harus lebih siap dalam menghadapinya. Perkembangan saat ini tentu kami tetap fokus pada persiapan pertandingan, khususnya bagaimana nanti kami bisa mendapat hasil maksimal di babak 32 besar," ungkapnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy