RADARSOLO.COM - Perserikatan Sepakbola Madiun atau PSM Madiun adalah klub asal Jawa Timur.
PSM Madiun didirikan pada 29 Mei 1929 dengan nama awal Madioensche Voetbal Bond (MVB). MVB atau PSM Madiun adalah satu dari tujuh pendiri PSSI pada 1930 silam.
Bicara prestasi di kompetisi PSSI, ternyata tak banyak catatan manis didapat oleh tim legendaris ini. Prestasi terbaik terjadi di era perserikatan sebelum Indonesia merdeka.
Di mana pada kompetisi PSSI musim 1932, PSM Madiun jadi juara 3. Lalu Pada kompetisi 1934 tim ini finis di posisi ke-4.
Nah di era modern, PSM Madiun tak pernah berada di kasta tertinggi. Sempat lama main di kasta kedua, saat ini PSM Madiun bermain di Liga 3.
Saat ini PSM Madiun tengah memupuk mimpi untuk bisa promosi ke Liga 2.
Kini tim tersebut masih berjuang di Liga 3 2023/2024 putaran nasional.
Di babak 80 besar, catatan PSM Madiun memang cukup baik. Tim ini menang atas Persebri Batanghari 5-1 (2/5), dan Persikat Ketapang 5-0 (4/5). Sementara saat melawan tuan rumah
Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, 8 Mei 2024 lalu, PSM Madiun kalah 0-2.
PSM tetap lolos ke babak berikutnya. Di babak 32 besar, PSM Madiun juga mencatatkan diri mendulang dua kemenangan dan sekali kalah.
Di babak 32 besar, PSM Madiun membuka langkah dengan menang atas tuan rumah PSDB United 2-1 (12/5), lalu kalah 1-3 dari 757 Kepri Jaya FC (14/5), dan beruntung di laga krusial, tim ini menang atas Josal FC Piaman 3-2 (16/5).
Kini PSM Madiun lolos ke babak 16 besar, dan masih di grup grup A, bersanding dengan Persibo Bojonegoro, Waanal Brother FC, dan Persikas Kabupaten Subang. babak 16 besar akan digelar mulai 21 Mei.
PSM Madiun tentu berharap bisa mendapatkan tiket promosi, yang mana kuota tim promosi dari Liga 3 ada enam klub. Tentu peluang PSM Madiun untuk lolos ke fase lebih jauh sangar terbuka lebar. (nik)