Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Profil Waanal Brother FC: Wakil Papua di Liga 3 Yang Borong Eks Persis Solo Demi Bisa Promosi ke Liga 2

Niko auglandy • Selasa, 21 Mei 2024 | 15:49 WIB
Waanal Brother FC jadi tim yang disegani di Liga 3 putaran nasional musim ini.
Waanal Brother FC jadi tim yang disegani di Liga 3 putaran nasional musim ini.

RADARSOLO.COM - Waanal Brothers atau WBFC adalah tim sepak bola Indonesia yang berasal dari Kampung Waa Banti, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.
Waanal Brothers FC didirikan Four Brothers, yakni Ray, Joe, Jason, dan Randy Manurung yang lahir besar di Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Tahun 2018, Ray Manurung ditunjuk oleh Kemenpora sebagai manajer Timnas Pelajar U-15 dan turnamen yang ikuti adalah IBER CUP Portugal. Dalam ajang tersebut Timnas Pelajar yang dilatih oleh Coach Aples Tecuari mampu bersaing dan mendapatkan juara 3 (kalah dari Spanyol).

Setelah pulang dari Portugal, Four Brothers akhirnya ingin mengembangkan sepak bola di tanah kelahirannya.

Pada tahun 2019, Four Brothers pun kembali menghubungi semua orang tua dari para pemain timnas U-15 agar mengizinkan anak-anaknya bergabung dengan klub yang akan didirikan oleh Four Brothers yakni Waanal Brothers FC. Atas persetujuan orang tua, maka sebagian besar anak-anak kembali dan bergabung dengan Waanal Brothers FC (WBFC).

Tahun 2022, WBFC pertama kalinya ikut serta di Liga 3 zona Papua di bawah pelatih kepala Rochy Putiray. Namun gagal juara.

Haraoan ajhirnya muncul di Liga 3 zona Papua 2023, yqng mana di musim ini WBFC jadi juara. Dalam sembilan pertandingan, WBFC mencatatkan diri tak terkalahkan oleh 9 tim lainnya yang mengikuti kompetisi Liga 3 zona Papua 2023.
Raihan ini membawa WBFC lolos ke babak nasional.

Liga 3 2023/2024 putaran nasional di mulai di babak 80 besar. Catatannya lumayan bagus, yakni dua kali menang saat melawan Persip Pekalongan 1-0 (1/5) dan PSBL Langsa 4-0 (3/5). Ditambah dua kali seri, kala melawan PSN Ngada 2-2 (29/4) dan Asiop FC 2-2 (5/5).

Di babak 32 besar, langkah WBFC lebih superior. Tim ini memukai dengan menang telak 7-1 melawan PS Palembang (11/5). Kemudian dilanjutkan imbang dengan sesama tim Papua Persipani Paniai 1-1 (13/5), dan ditutup dengan kemenangan meyakinkan Labura Hebat FC 4-0 (15/5).

Nah, babak 16 besar akan digelar 21 Mei, yang mana WBFC masuk grup A. Bersanding melawan Persibo Bojonegoro, PSM Madiun, dan Persikas Kabupaten Subang.

WBFC membidik tiket promosi ke Liga 2. Salah satu caranya adalah dengan lolos masuk hingga minimal ke posisi enam besar. Bicara peluang tentu skuad WBFC cukup menjanjikan. Kombinasi pemain asli Papua dan dari luar Papua membawa kekuatan tim ini.

Menariknya ada empat eks penggawa Persis Solo yang jadi kekuatqn di WBFC musim ini. Mulai dari M. Wahyu, Dimas Galih, Dwi Cahyono dan kiper Ade Chandra.
Ade Candra Sena adalah kiper Persis Solo saat Liga 2 2018.

Setelah dari Persis Solo dia sempat gabung dengan Cilegon United (2019), Bandung United (2020), dan Persijap Jepara (2022). Tahun ini dia bergabung dengan klub asal Papua, yakni Waanal Brothers (WBFC).

Sementara Dimas Galih adalah striker asal Sukoharjo yang sempat membela Persis Solo di musim 2015, dan di Liga 2 2019 hingga 2020. Setelah dari Persis Solo, dia sempat bergabung dengan PSS Sleman (2021), PSPS Riau (2021), Hizbul Wathan (2022), dan Kalteng Putra (2022/2023). Saat ini dia tengah bergabung dengan Waanal Brother FC di Liga 3.

Nah untuk Dwi Cahyono, dia sempat membela Persis Solo di Liga 2 2019. Setelah dari Persis Solo, pemain asal Ngawi tersebut bergabung dengan PSCS Cilacap (2020), Putra Delta Sidoarjo (2022), dan Malut United (2023). Saat ini dia tengah bergabung dengan Waanal Brothers FC asal Papua.

Kapten WBFC saat ini adalah Wahyu Fitriyanto. Namanya cukup familiar dengan telinga masyarakat Solo, karena pernah jadi kapten tim. Dia dua fase membela Persis Solo. Pertama di Divisi Utama 2014 dan gabung lagi di Liga 2 2017 dan Liga 2 2018. Berbagai klub lain juga pernah dibelanya di luar Persis Solo.

Mulai dari Persebaya (2010/2011), PSMP Mojokerto (2011/2012), Persiku Kudus (2012/2013), Persijap Jepara (2013), Perserang Serang (2015), PSCS Cilacap (2016, 2019), dan PSIS Semarang (2018). Selain itu Wahyu juga sempat bermain untuk Cilegon United (2020), RANS Cilegon FC (2021), Putra Delta Sidoarjo (2022), dan Sulut United (2022). (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Liga 3 #waanal brothers