RADARSOLO.COM — Sore ini partai pamungkas Piala Walikota Surakarta 2024 mempertemukan Kecamatan Jebres dan Pasar Kliwon. Bagi yang ingin menyaksikan keseruannya langsung di Stadion Manahan, masyarakat cukup menyertakan kartu identitas.
Askot PSSI Kota Solo tak menarik biaya bagi siapapun yang akan datang. Penyelenggaraan ini gratis.
"Kami bersyukur kami sudah diberikan fasilitas semuanya oleh Pemkot Solo lewat dispora. Jadi semuanya gratis. Tidak elok jika kami meniketkan. Yang bisa kami berikan hiburan masyarakat. Nantinya gratis dan hanya membawa fotokopi kartu identitas," beber Ketua Askot PSSI Kota Solo Rio Arya Surendra, Selasa (28/5/2024).
Perihal kartu identitas atau KTP, Rio sudah membaca cuitan-cuitan di media sosial. Kaitannya keamanan data masyarakat yang tertera di kartu tersebut.
"Tenang semua aman. Askot tidak menjual datanya," ujar Rio.
Askot juga tidak mematok lokasi atau domisili penonton yang ingin menyaksikan. Terpenting penonton merupakan masyarakat Indonesia dan punya kartu identitas.
"Kalau untuk tim final memang dikoordinasi oleh kecamatan. Mereka yang menyerahkan dengan fotokopi KTP atau kartu identitas. Tapi misal warga Indonesia manapun (yang mau nonton), yang penting punya identitas boleh masuk," tambahnya.
Soal jumlah yang diperkiraan datang, Rio belum mengetahui pastinya. Yang jelas ada laporan dari Kecamatan Jebres 100 orang. Sementara Kecamatan Pasar Kliwon ada 1.000 orang.
"Nah nanti belum tahu. Apakah Jebres akan merespons dari jumlah yang dimiliki Pasar Kliwon atau tidak. Ini menjadi hal yang menarik, besok (hari ini) kita lihat bersama (di partai final di Manahan)," sambungnya.
Di sisi lain, yang berhalangan hadir askot tetap menyediakan live streaming via Youtube Sambernyawa TV. Dilakukan supaya masyarakat tetap bisa menyaksikan final turnamen ini, termasuk yang saat ini berada di luar kota.
"Kami tetap menyediakan live streaming yang kami komitmenkan dari awal turnamen," imbuhnya.
Di Skuad Jebres ada beberapa eks Liga 2 yang akan unjuk gigi. Mulai dari eks Persis Solo era Liga 2, seperti M, Isa dan Dedi Cahyono. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy