Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Soal Pelatih Persis Solo Musim Depan, Ini Jawaban Kaesang: Milomir Seslija Diutamakan, Eks Pelatih PSS Sleman Ramaikan Bursa Transfer Liga 1

Mannisa Elfira • Rabu, 19 Juni 2024 | 01:51 WIB
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija (tengah) saat konferensi pers sebelum pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/4/2024).
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija (tengah) saat konferensi pers sebelum pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/4/2024).

RADARSOLO.COM – Kesepakatan Persis Solo dengan pelatihnya musim lalu Milomir Seslija tampaknya belum menemui titik tengah. Masa depannya bersama Laskar Sambernyawa masih jadi sebuah misteri.

Owner Persis Solo Kaesang Pangarep membeberkan manajemen masih mengutamakan dan mengusahakan mendapatkan tanda tangan dari Milomir Seslija.

"Ya masih banyak request-nya (untuk meminta Milomir Seslija bertahan, Red). Nanti kami usahakan. Pokoknya yang terbaik aja. (Ada banyak yang mengincar) gak apa-apa, gak masalah. Masih banyak pelatih yang bagus juga (andai Milomir Seslija tidak deal)," ujarnya.

Sementara itu, di tengah-tengah negosiasi yang masih alot, muncul rumor baru terkait pengganti Milo -sapaan akrab Milomir Seslija-. Dia adalah pelatih asal Serbia, Risto Vidakovic.

Pelatih kelahiran 5 Januari 1969 itu tak asing lagi di dunia sepak bola Asia Tenggara. Berdasarkan Transfermarkt, dia pernah tergabung dengan tim Singapura Lion City Sailors, klub Malaysia Melaka United FC, dan juga pernah juga membesut Borneo FC 2021-2022 silam.

Musim lalu Risto menakhodai tim tetangga, PSS Sleman. Juru taktik berusia 55 tahun tersebut didatangkan untuk menggantikan Bertrand Crassom di putaran kedua Liga 1 2023/2024.

Bergabung sejak November tahun lalu, Risto telah melakoni 15 games bersama Kim Kurniawan dkk. Performanya bisa dibilang kurang bagus. Karena lebih banyak kalah dibanding menangnya. Risto membawa Super Elja menang lima kali, tepat saat melawan Barito Putera, RANS Nusantara, Bhayangkara FC, Arema FC, dan Persib Bandung.

Disusul empat kali hasil imbang atas Persikabo 1973, Persita Tangerang, Madura United, dan Persik Kediri. Lalu enam kali menderita kekalahan atas PSIS Semarang, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Borneo FC, dan juga Dewa United.

Dari hasil tersebut, Risto berhasil membawa PSS Sleman finish di urutan ke-13 dengan torehan 39 poin. Sementara Persis Solo musim ini sukses berada meroket posisinya usai Milo datang. Yakni dari posisi papan bawah hingga akhirnya finis di posisi ke-8, dengan catatan 50 poin.

Hasil Milo di Persis jelas lebih unggul ketimbang Risto, jika kita bicara dari segi statistik saat membesut tim liga Indonesia musim lalu.

Milo didatangkan Persis sejak awal Januari lalu. Dia berhasil membuat Alexis Messidoro dan kawan-kawan bangkit dari catatan negatif.

Sempat terancam terhembus degradasi, Persis Solo akhirnya berhasil masuk ke papan tengah, bahkan melebihi posisi musim lalu (8-10). Saking bagusnya performa Persis, tim ini sempat berpeluang masuk ke empat besar.

Total 12 pertandingan sudah dijalani Milo dan Laskar Sambernyawa. Selama itu, mereka berhasil mendapatkan delapan kemenangan, sekali imbang, plus tiga kali kalah.

Soal Risto Vidakovic ke Persis Solo sejatinya masih hanya sebatas rumor yang berseliweran di sosial media, Persis juga sudah menegaskan masih mengutamakan merekrut coach Milo terlebih dahulu.  (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #pss sleman #Risto Vidakovic