RADARSOLO.COM - Persis Solo membangun tim pembinaan bernama Persis Youth. Tim membentuk tiga kelompok umur, yakni 16, 18, dan 20 tahun. Tahun lalu malah, manajemen Persis membangun tim Persis U-14 yang terjun di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Dari beberapa pemain Persis Youth, saat ini banyak yang sukses dipromosikan ke tim senior Persis Solo. Mulai dari Faqih Maulana, Zanadin Fariz, Rendy Sanjaya, Althaf Indie, Arkhan Kaka, dan Marcell Januar. Rata-rata dari mereka mendapatkan kontrak panjang, yakni sekira 2025 hingga 2026 berakhirnya.
Saat ini banyak pemain Persis Solo U-20 yang masih memiliki kontrak jangka panjang. Ada belasan pemain yang kontraknya berakhir tahun depan, bahkan ada juga yang baru berakhir 2027 mendatang.
Dari skuad Persis U-20 yang terjun di EPA U-20 2024, el capitano Dika Kuswardani dan striker utama Athallah Araihan kontraknya berakhir tahun ini. Dika sudah mengumumkan pamitan, dan saat ini sudah berlatih dengan Borneo FC junior. Untuk Athallah, belum ada kepastian.
Sebagian besar pemain berusia 20 tahun, dan besar kemungkinan tahun depan mereka tak akan bisa bermain di ajang EPA U-20 lagi, karena usainya sudah lebih dari batasan regulasi. Dan apakah mereka bisa dipromosikan ke tim senior, jelas berat dan belum ada kepastian juga.
Pemain Persis Youth yang berakhir kontraknya 2026, berdasarkan data Transfermark ada 11 nama. Yakni Dimas Maulana, Dustin Bramantio, Putu Dipa Yogi, Aji Fajri, Surya Dharma, Noval Junior, Aji Bijaksana, Abdul Aziz, Daniel Naa, Nadhif, dan Wahyu Agong.
Editor : Niko auglandy