Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Nasib Pratama Arhan Begitu Memprihatinkan: Lebih Sering Jadi Tim Doa dan Pemanis Bangku Cadangan, Ketimbang Main di Liga Jepang dan Korea Selatan

Niko auglandy • Kamis, 11 Juli 2024 | 23:35 WIB
Pratama Arhan melakukan selebrasi usai menjebol gawang Turkmenistan di Stadion Manahan, Selasa malam (12/9), dalam kualifikasi Piala Asia U-23. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
Pratama Arhan melakukan selebrasi usai menjebol gawang Turkmenistan di Stadion Manahan, Selasa malam (12/9), dalam kualifikasi Piala Asia U-23. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Bintang timnas Pratama Arhan benar-benar nelangsa berkarir di luar negeri. Di timnya saat ini yakni Suwon FC, suasananya begitu suram dan memprihatinkan.

Dia resmi bergabung dengan klub kasta tertinggi di Korea Selatan (K League 1) per 16 Januari 2024 tersebut, ternyata dari 22 laga yang sudah dijalani Suwon FC di K League 1 2023/2024 dia baru main sekali. Itu terjadi di pekan ke-14, saat melawan Jeju United, 26 Mei 2024 lalu.

Itu pun sangat ironis, mengingat dia hanya main tiga menit, dan langsung terkena kartu merat atas pelanggaran yang dibuatnya.

Ya, pemain asal Blora tersebut main sejak menit ke-76', sayang di menit ke-79, pelanggaran yang dibuat Pratama Arhan langsung diganjar kartu merah oleh wasit tanpa ampun.

Setelah itu Arhan disanksi dua laga tak boleh dimainkan. Alih-alih dapat kesempatan kedua untuk bermain, pelatih Sewon FC ternyata seperti waswas untuk menurunkan Arhan lagi.  Sebab pemain yang akrab dengan lemparan jarak jauhnya tersebut tetap belum diberi kepercayaan main lagi.

Dalam dua laga terakhir, yakni saat melawan Ulsan HD (5/7/2024) dan Gimcheon Sangmu (9/7/2024), Pratama Arhan masuk daftar susunan pemain (DSP) hanya hanya jadi pemanis bangku cadangan.

Suwon FC masih memiliki 11 laga lagi musim ini, namun belum ada kepastian kapan Pratama Arhanakan dimainkan di tim ini.

Suwon FC saat ini ada di peringkat lima dengan raihan 37 poin dari 22 laga yang sudah dijalani. Suwon FC sudah meraih poin dari 11 kemenangan, dan tiga kemenangan. Selain itu tujuh laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Untuk saat ini Pohang Steelers jadi pemuncak klasemen dengan tabungan 41 poin, hasil dari 11 kemenangan, delapan seri, dan tiga kali kalah.

Kembali ke Pratama Arhan, ternyata nasibnya selama berkarir di luar negeri memang masih terbilang gagal. Dia lebih banyak duduk di tribun VIP atau bench pemain, ketimbang diturunkan langsung dalam sebuah pertandingan resmi.

Sebelum berkarir di Liga Korea Selatan, Pratama Arhan lebih dulu bergabung di Tokyo Verdy di kasta kedua Liga Jepang atau J2 League. Dia bergabung dengan tim ini di musim 2021/2023 dan 2022/2023.

Di musim pertamanya, Pratama Arhan hanya main sekali dari 42 yang dijalaninya. Bahkan 41 laga lainnya nama Arhan tak dimasukkan sebagai pemain cadangan di tim ini.

Pratama Arhan hanya dimainkan sekali, tepatnya di pekan ke-25 saat tim ini melawan Tochiga SC, 6 Juli 2022. Arhan main 45 menit sejak babak pertama, dan mendapatkan 1 kartu kuning yang didapatnya di menit ke-29.

Sementara situasi di musim keduanya juga tak berjalan dengan baik. Lagi-lagi sangat sulit buat Pratama Arhan untuk diberi kesempatan untuk menambah jam terbangnya di kompetisi resmi.

Di musim 22/2023, Pratama Arhan hanya main tiga kali oleh Tokyo Verdy. Dari 42 laga yang dijalani Tokyo Verdy di J2 League 2022/2023 Arhan hanya main sekali.

Itu terjadi saat tim ini melawan Shimizu S-Pulse di pekan ke-29, 6 Agustus 2023. Saat itu Pratama Arhan dimainkan main 10 menit, tepatnya dimasukkan sejak menit ke-80.

Di malah main lebih banyak di turnamen Empero's Cup. APratama Arhan, pertama dimainkan 90 menit saat tim ini melawan Thespaku Gunma (7/6/2023), dan dilanjutkan main 110 menit saat melawan FC Tokyo, 12 Juli 2023.

Sayang di laga ini Tokyo Verdy kalah penalti 9-10 dan gagal lolos ke babak berikutnya.

Situasi tiga musim berkarir di luar negeri, ternyata berjalan dengan sangat berat oleh Pratama Arhan.

Berbanding terbalik dengan apa yang dia rasakan saat berseragam PSIS Semarang di Liga 1. Di mana di Liga 1 2021/2022, Pratama Arhan dimainkan sembilan kali oleh PSIS Semarang.(nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#jepang #Pratama Arhan #korea selatan #psis semarang