Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Suporter Tamu Dilarang Bertandang di Liga 1 Musim ini, Pasoepati Kritik Pedas

Mannisa Elfira • Sabtu, 13 Juli 2024 | 00:47 WIB
Striker Persis Solo Ramadhan Sananta menghadap suporter usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang dalam laga derby Jateng di Stadion Manahan, Sabtu (16/9) malam.
Striker Persis Solo Ramadhan Sananta menghadap suporter usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang dalam laga derby Jateng di Stadion Manahan, Sabtu (16/9) malam.

RADARSOLO.COM Kompetisi akan segera bergulir. Sejumlah regulasi ada yang berubah, namun tidak dengan larangan away bagi para suporter.

Kemungkinan masih seperti musim lalu, di mana suporter tim tamu dilarang untuk datang ke stadion. Tepatnya ke lokasi pertandingan mendukung tim kebanggaannya secara langsung.

Regulasi yang tak berubah ini cukup membuat suporter geram. Hingga muncul poster gerakan "Cabut larangan away" oleh Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia di sosial media. Termasuk di Instagram elemen suporter Persis Solo, Pasoepati.

"Larangan away memudarkan silaturahmi. Antarsuporter. Sejatinya, kultur sepak bola adalah cermin dari kultur sosial masyarakat, maka tak elok jika larangan bertandang bagi suporter kembali diberlakukan pada gelaran kompetisi sepak bola yang akan kembali bergulir dalam waktu dekat. PING!!!! PSSI, Erick Thohir," tulis Pasoepati (@dpp_pasoepati), Jumat (12/7/2024).

Saat dikonfirmasi, Presiden DPP Pasoepati Agoes Warsoep mengatakan, rekan suporter lain di Indonesia sepakat kompak untuk membuat gerakan ini.

"Away adalah salah satu ajang silaturahmi kami para suporter. Jadi larangan away harus segera dicabut. Gerakan ini baru sebuah awal, yang harapannya dapat segera dikabulkan," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Alexis Messidoro Hengkang dari Persis Solo, Ini Respons Suporter

Agoes menegaskan ini merupakan awal pergerakan. Yang mana artinya jika pergerakan ini tidak membuahkan hasil, suporter tidak akan berhenti cukup sampai di sini.

"Justru dengan larangan itu malah suporter yang datang tidak terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Seperti diketahui, musim lalu tak sedikit suporter tamu yang nekat datang ke stadion. Kadang jumlahnya sedikit, kadang jumlahnya lumayan banyak.

"Satu musim kemarin terbukti aturan larangan away itu tidak membuahkan hasil yang baik. Sepak bola kan salah satu alat pemersatu bangsa, kalau dilarang away terus ya konyol"

"Sekali lagi ini baru awal pergerakan kami. Kami mendesak PSSI, Polri, LIB untuk segera menghapus larangan away. Mari duduk bersama untuk mencari solusi yang lebih tepat dan baik untuk sepak bola Indonesia," paparnya. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#pssi #liga #erick thohir #suporter #pasoepati