RADARSOLO - Dari kuota delapan pemain asing, Persis Solo mungkin hanya merekrut enam atau tujuh penggawa saja. Hal tersebut dibeberkan oleh Head Coach Persis Solo Milomir Seslija.
Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut menjelaskan, memang bagus untuk memiliki banyak opsi pemain asing, namun yang terpenting adalah melihat kualitas pemain tersebut.
Menurut Milo -sapaan akrab Milomir Seslija-, jika mendatangkan pemain asing dengan kualitas yang tidak istimewa akan merugikan juga bagi pemain lokal.
"Jika butuh kualitas, butuh dana yang banyak," ujar eks pelatih Borneo FC tersebut.
Lebih lanjut, Milo menambahkan aspek adaptasi juga menjadi pertimbangan pemilihan pemain asing.
"Perlu melihat bagaimana pemain beradaptasi, kadang ketika mendatangkan pemain dari divisi kedua sebuah liga bisa menjadi pemain bagus di sini. Kadang juga ketika mendatangkan pemain bintang dari liga luar, justru tidak bisa bermain bagus karena masalah adaptasi," jelas Milo.
Milo menambahkan, pemain tersebut juga harus memahami karakter pelatih dan suporter Laskar Sambernyawa.
"Juga bagaimana tim mendukung adaptasi, Ini adalah Solo, sebuah keluarga bukan sebuah industri, kami harus memberikan kesempatan, seperti musim lalu ada (Moussa) Sidibe. Pertengahan musim lalu sulit baginya dan mendapatkan hujatan, tetapi kemudian tampil baik di putaran kedua," tambahnya.
Lantas apakah Milo akan memaksimalkannya? Seperti diketahui, jumlah pemain asing bakal bertambah. Dari enam menjadi delapan asing. Rinciannya semua berkewarganegaraan bebas.
"Tergantung situasi. Saya pikir sekitar enam atau tujuh pemain asing," tegas Milo.
Sementara itu, sekarang ini Laskar Sambernyawa telah memiliki empat pemain asing. Dua di antaranya wajah lama yakni pemain asal Mali, Moussa Sidibe. Juga pemain asal Jepang Sho Yamamoto.
Pemain yang baru didatangkan, yakni eks penggawa Dewa United musim 2022/2023 Karim Rossi. Setelah ini ada bek asal brasil, yakni Lima.
"Target musim ini saya ingin lebih baik dibanding sebelumnya. Musim ini kami hanya mempertahankan dua pemain asing dan akan kedatangan mungkin lima pemain baru dari negara yang berbeda," ujar Milo.
"Kami akan punya kultur berbeda dan tentunya harus saling memahami satu sama lain, kami akan lebih memiliki kesatuan jika ini berjalan," imbuhnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy