Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Preview Arema FC vs Borneo FC Final Piala Presiden 2024: Pembalasan Luka Lama Atau Pestanya Si Raja Turnamen

Mannisa Elfira • Minggu, 4 Agustus 2024 | 02:00 WIB
Gelandang Persis Solo Mousa Sidibe dijegal pemain Arema FC di Stadion manahan, Rabu malam (31/7).
Gelandang Persis Solo Mousa Sidibe dijegal pemain Arema FC di Stadion manahan, Rabu malam (31/7).

RADARSOLO.COM - Partai puncak Piala Presiden 2024 mempertemukan Borneo FC dan Arema FC di Stadion Manahan, Minggu (4/7/2024) malam (live Vidio.com pukul 19.30).

Laga ini seperti  partai ulangan turnamen edisi 2017 dan 2022 silam.

Menilik ke belakang, Singo Edan berhasil membawa titel juara usai mengalahkan Borneo FC di Stadion Pakansari, Bogor, Maret 2017 silam. Di pertandingan tersebut, mereka menang telak 5-1.

Pertemuan kedua di partai pun ak terjadi di final Piala Presiden 2022. Di leg pertama Arwma FC menang 1-0 di kandangnya, sementara di leg kedua di Stadion Segiri Samarinda, Borneo FC hanya bermain imbang 0-0. Situasi ini membuat Arema unggul agregat 1-0 dan dinyatakan sebagai juara di turnamen ini, 2022 silam.

Nah di final ketiga kedua tim  tentu Borneo FC mengusung misi revans atas Arema FC.

Arema FC tntu ingin label raja turnamen yang melekat di tim mereia tak tercoreng. Arema sudah tiga kali juara Piala Presiden, yakni 2017, 2019, dan 2022. Singo Edan tentu menargetkan menggapai takhta juara keempatnya di turnamen ini, dan Borneo FC siap mereka jegal.

Skuad besutan Joel Cornelli juga bertekad mempertahankan gelar juara tersebut bagi Singo Edan. Karenanya, mereka persiapkan yang terbaik untuk partai final nantinya.

"Senang berada di sini. Senang bisa mencapai final di turnamen yang cukup penting ini. Saya cukup puas perihal latihan hingga pemulihan pemain. Kami dalam kondisi yang baik. Tentunya kami perlu mempersiapkan lagi karena kami melawan tim kuat," beber Joel Cornelli.

Sementara itu, Head Coach Borneo FC Pieter Huistra mengaku kondisi para pemainnya fit jelang laga final. Di laga ini, Pieter punya banyak pilihan. Ditambah dua pemain mudanya yang baru kembali dari Timnas Indonesia U-19.

"Ini final. Big game. Turnamen ini adalah awal untuk musim ini. Kondisi pemain fit. Saya punya banyak pilihan pemain. Kami punya dua pemain Timnas (Indonesia U-19) yang kembali dari Surabaya. Mereka kembali," beber Pieter.

Artinya, Borneo full skuad. Meski begitu, sulit juga bagi Pieter untuk memilih. "Semuanya ingin main di final. Jadi, saya harus tentukan 11 pemain," tambahnya.

Disinggung soal kejadian 2017 dan 2022 silam, Pieter tak terlalu memikirkan itu. Baginya yang terpenting sekarang ini adalah persiapan final besok malam.

"Besok pertandingan yang besar. Saya tau final itu selalu spesial. Kami harus mengapresiasi ini. Kami harus main bagus di final nanti. Kami siap untuk final. Dan kita harus perform dengan bagus di final nantinya. Inilah yang paling penting," ujarnya.

Pieter mengaku, beberapa pemain tim Arema sekarang ini berasal dari Madura United. Seperti Dalberto dan lain-lainnya. Seperti diketahui, Madura adalah tim yang mengalahkan Borneo di semifinal Liga 1 musim lalu.

"Jadi kami harus melakukan yang terbaik. Kami punya banyak hal yang bagus, karakteristik yang bagus, pemain yang bagus. Dan mereka siap untuk besok," tegasnya. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#Piala Presiden #arema fc #borneo fc