Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Usai Boyong Dua Pemain Belakang Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, PSSI Bakal Gantian Berburu Penyerang

Damianus Bram • Minggu, 8 September 2024 | 23:54 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat bersama dengan Mees Hilgers (kanan) dan Eliano Reijnders (kiri). Dua pemain  akan dinaturalisasi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat bersama dengan Mees Hilgers (kanan) dan Eliano Reijnders (kiri). Dua pemain akan dinaturalisasi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.

RADARSOLO.COM – PSSI secara resmi menambah dua pemain belakang Timnas Indonesia yang akan dinaturalisasi, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. 

Dua pemain belakang ini sama-sama merumput di Eredivisie Belanda, dan membela FC Twente (Hilgers) dan PEC Zwolle (Eliano).

Dengan keputusan ini, Timnas Indonesia bakal memiliki banyak stok untuk pemain belakang.

Seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk dimana merupakan barisan pemain belakang yang "diimpor" dari Belanda. Selain itu, skuad Garuda juga memiliki Jordi Amat yang dari Spanyol.

Dan kini PSSI menambah lagi satu bek tengah dan satu bek kanan naturalisasi, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Mereka sama-sama merumput di Eredivisie Belanda, masing-masing membela FC Twente (Hilgers) dan PEC Zwolle (Eliano).

Darah Indonesia Hilgers mengalir dari sang ibu yang bernama Linda Tombeng yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Sedangkan ibunda Eliano, Angelina Lekatompessy, berasal dari Maluku.

Sebagai informasi, pada Jumat (6/9/2024) lalu, kedua pemian ini sudah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Meski posisi di barisan belakang sudah penuh, rencana menaturalisasi Hilgers murni kebutuhan pelatih Shin Tae-yong. Begitu juga dengan Eliano.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut membutuhkan Hilgers dan Eliano untuk mengarungi ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Sebab, di atas kertas, lima tim yang menjadi lawan Indonesia di fase grup C ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 memiliki kualitas di atas Indonesia.

Nah, Hilgers akan membuat STY memiliki banyak opsi di lini belakang. Adapun Eliano bakal memperkaya kreativitas dari sisi sayap.

Sementara itu, STY mengaku senang bahwa PSSI mendukung rencananya tersebut.

"Support PSSI luar biasa. Saya berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir," ujar mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

STY memastikan Hilgers dan Eliano bukan dua nama terakhir yang dinaturalisasi. Saat ini, dia sangat membutuhkan pemain naturalisasi di sektor depan. "Ya, posisi striker sangat dibutuhkan," ucap pelatih 53 tahun tersebut.

Dua striker yang digadang-gadang menjadi incaran PSSI adalah Ole Romeny (FC Utrecht) dan Mauro Ziljstra (Volendam U-21).

Bahkan, nama yang terakhir disebut itu kabarnya sudah mengirimkan berkas-berkasnya ke PSSI.

"Kalau Ole agak berat, ada hal-hal prinsip yang agak susah. Sudah berusaha, Pak Ketum PSSI langkahnya baik dan profesional. Tapi, ternyata tidak ketemu," ujar anggota Exco PSSI Arya Sinulingga.

Staf khusus menteri BUMN itu menilai langkah PSSI untuk merekrut Romeny terjal. Tapi, PSSI belum menyerah. "Dulu saja Justin Hubner agak berat. Tapi, terakhir bisa. Ya, mudah-mudahan," tegas Arya.

Saat ini, PSSI akan fokus terhadap proses naturalisasi Hilgers dan Eliano. Saat ini sudah masuk di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Jika proses administrasinya cepat selesai, bukan tidak mungkin keduanya bisa dimainkan pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 edisi Oktober.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menambahkan, pertahanan menjadi titik sentral yang perlu diperkuat.

Ya, saat ini mantan presiden klub Inter Milan tersebut sedang membuat timnas Indonesia naik kelas.

"Kalau melawan tim di bawah 50 peringkat FIFA, pasti mereka punya striker bagus. Jadi, kita harus menambah kekuatan pertahanan," ungkap Erick.

Mantan ketua umum Perbasi itu membutuhkan 150 pemain terbaik untuk timnas Indonesia. Namun, saat ini jumlah tersebut belum mencukupi.

"U-17 masih kekurangan pemain, U-20 juga masih kekurangan pemain. Begitu juga senior. Kalau kita lihat, kita belum punya striker yang cukup dominan sebagai penggedor," jelas Erick. (fiq/raf/c17/ttg/dam)

Editor : Damianus Bram
#pssi #Shin Tae-yong #Timnas indonesia #Eliano Reijnders #erick thohir #naturalisasi #Mees Hilgers