RADARSOLO.COM - Ramadhan Sananta akhirnya pecah telur musim ini. Masuk di paruh kedua, bomber berlabel Timnas Indonesia tersebut menyumbangkan salah satu gol kemenangan bagi Persis Solo.
Ya, Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- menang telak 4-0 (0-0) saat meladeni Madura United di Stadion Manahan, Jumat (13/9) malam. Sananta menjadi penyumbang gol kedua bagi Persis Solo (67'), selain Moussa Sidibe (54', 89') dan Ricardo Lima (90+3').
Performa apik Sananta diakui tak terlepas dari peran pelatih striker Timnas Indonesia, Yeom Ki-hun. Meskipun Sananta tak tampil saat melawan Arab Saudi dan Australia dalam pertandingan fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, eks pemain PSM Makassar itu mampu menunjukkan hasil belajarnya dari pelatih asal Korea Selatan itu.
Sananta mengklaim training camp (TC) bersama Yeom Ki Hun membuat finishingnya semakin baik.
"Iya (turut andil), pas pertama datang beliau menyampaikan finishing harus tenang, saya banyak belajar dari dia," ungkap mantan topskor Piala Presiden 2024 tersebut usai laga kepada awak media.
Peran dan pengalaman Yeom Ki Hun memang membuat pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae Yong sengaja merekrutnya. Tujuannya jelas agar performa striker timnas bisa lebih tajam.
Saat masih jadi pemain sepak bola profesional, Yeom Ki Hun sempat meraih berbagai penghargaan level klub maupun individu. Dia membawa timnya juara. Yakni juara Liga Champions AFC 2006 bersama Jeonbuk Hyundai, serta tiga kali dalam Piala FA Korea bersama Suwon Samsung Bluewings (2010, 2016, dan 2019).
Yeom juga sempat menerima penghargaan individu, seperti K League Rookie of the Year (2006), Top Scorer Kejuaraan Sepak Bola Asia Timur (2008), dan Piala FA Korea Most Valuable Player (2010, 2016).
Yeom Ki Hun dukunya adalah pemain yang bermain di posisi sayap kiri, sayap kanan, dan penyerang tengah. Dia sempat bermain untuk Jeonbuk Hyundai Motors pada 2006.
Pada musim 2007-2008, Yeom Ki-Hun pindah ke Ulsan Hyundai. Setelah itu dia berlanjut gabung dengan Suwon Samsung Bluewings pada musim 2009-2010.
Dia juga dipinjamkan ke Ansan Police selama musim 2011-2012 hingga 2013-2014,
Sementara itu Debut Yeom Ki Hun di timnas Korea Selatan pada 8 Oktober 2006. Selama karier internasionalnya, ia tampil sebanyak 57 kali dan mencetak 5 gol. Ia juga pernah bermain untuk tim U-23 Korea Selatan dengan 6 penampilan dan 1 gol.
Yeom Ki Hun berpartisipasi dalam berbagai turnamen besar, termasuk Asian Games 2006, Piala Asia 2007, Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dan Piala Asia 2011. Prestasi internasionalnya bersama timnas meliputi Kejuaraan Asia Timur pada musim 2016-2017.
Sananta mengakui mendapatkan sejumlah pelatihan dan masukan dari Yeom Ki-hun. Termasuk mengenai kekurangan penyelesaian akhirnya. Pelatih Yeom Ki-hun dinilai sangat blak-blakan dalam penyampaiannya.
"Kemarin sempat dia menyampaikan ada beberapa kekurangan. Saya banyak belajar pelatih striker, dia sangat bagus," paparnya.
"Menyampaikan apa yang kurang bagi saya. Dan saya sangat belajar dari dia. Jadi striker yang baik dan ganas," sambungnya.
Soal menit bermain di Timnas Indonesia, Sananta mengaku dirinya akan bersabar. Di sisi lain, Sananta juga akan membuktikan agresivitasnya di kompetisi ini.
"Ini kesempatan bagus. Di Liga dikasih kesempatan saya membuktikan setiap menit bermain," ucapnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy