RADARSOLO.COM – Beberapa hari lalu Adhyaksa FC sukses menang telak 5-0 atas sesama eks Liga 3, yakni Persikas Subang di Stadion Sriwedari, dalam laga perdana kedua tim di Liga 2 musim ini.
Sayangnya di laga kedua musim ini, Adhyaksa FC langsung mendapat pembelajaran berharga. Mantan juara Liga 3 musim lalu tersebut kalah telak 0-3 atas tuan rumah PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu sore (15/9/2024).
Di babak pertama PSIM Jogja unggul 1-0 lewat gol Rafinha atau Rafael Rodrigues. Skor 1-0 bertahan hingga laga babak pertama berakhir. Babak kedua, PSIM Jogja yang didukung ribuan fans fanatiknya semakin menggelora.
Dua gol tambahan sukses tercipta. Rafael kembali mencetak gol keduanya. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Muhammad Fariz.
Hasil kemenangan 3-0 ini membuat PSIM Jogja memulai langkah perdananya dengan mulus di Liga 2 2024/2025.
Usai laga, pelatih Adhyaksa FC Ade Suhendra mengakui timnya sudah berjuang semaksimal mungkin.
“Kami sedikit kecewa karena hasilnya tidak sesuai yang kami rencanakan. Kami awalnya seminggu ini merancang untuk bisa curi poin di sini, tapi ternyata tak bisa menggapai apa yang kami inginkan. Pemain sudah menerapkan apa yang kami rancang, tapi di lapangan memang tak mudah,” ungkapnya.
Soal tiga gol bersarang di gawangnya, Ade mengakui sejatinya sudah punya planing, tapi memang tak sesuai yang direncanakannya. Salah satu kendalanya adalah dukungan ribuan suporter PSIM membuat konsentrasi pemain Adhyaksa Fc jadi sedikit terganggu.
“Kami tiga bulan lalu tim Liga 3, jadi kami belum terbiasa bertanding dengan stadion yang penuh suporter. Ini jadi catatan untuk kami, agar saat melawan klub seperti PSIM yang punya suporter yang fanatik, kami bisa lebih siap lagi,” tuturnya.
Ade mengakui bahwa PSIM memang jadi salah satu tim yang kualitasnya cukup baik di grup 2. Dia mengakui, beberapa klub berat lainnya sudah di depan mata untuk dihadapi, jadi mau tak mau timnya harus lebih siap lagi.
“Setelah ini kami akan evaluasi untuk melawan Persiku Kudus, semoga setelah ini kami bisa dapat hasil lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu pemain Adhyaksa FC Dedi Hartono juga tak menampik bahwa PSIM Jadi lawan yang berat untuk dikalahkan.
“Pertandingan ini memang hasilnya kurang bagus, tapi perjalanan kami masih panjang. Setelah ini masih ada laga lainnya, dan kami harus berbenah,” ucapnya.
Setelah ini Adhyaksa FC akan melawan Persiku Kudus di Stadion Sriwedari 19 September mendatang, dan akan berlanjut bertandang ke markas Nusantara United di Stadion Kebo Giro Boyolali, 25 September ini.
Sementara itu, PSIM Jogja tentu semakin percaya diri menatap laga-laga selanjutnya. Setelah ini PSIM Jogja akan menjalani dua laga tandang beruntun, yakni ke markas Bhayangkara FC di Stadion Trisanja Tegal, 19 September mendatang, dan melawan Persipa pati di Stadion Joyokusumo, 26 September ini. (nik)
Editor : Niko auglandy