Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Tagar #MiloOut Menggema Usai Persis Solo Dipermalukan Persik Kediri di Stadion Manahan

Mannisa Elfira • Selasa, 24 September 2024 | 02:21 WIB
Head Coach Persis Solo Milomir Seslija usai laga di Liga 1 di Stadion Manahan.
Head Coach Persis Solo Milomir Seslija usai laga di Liga 1 di Stadion Manahan.

RADARSOLO.COM Persis Solo dalam kondisi yang tak biasa-biasa saja. Rentetan kekalahan kembali dirasakan bond kebangaan warga Solo Raya tersebut.

Paling gres, Persis Solo kalah dari tamunya Persik Kediri di Stadion Manahan, Senin sore (23/4/2024). Hasil ini terbilang ironis, mengingat Laskar Sambernyawa bermain di rumah sendiri, ditambah tim lawan sempat dalam situasi bermain dengan 10 pemain.

Tapi ada dikata, Persis tetap gagal mencetak gol, dan mengakhiri laga dengan kekalahan tipis 0-1 (0-0). Kekalahan ini langsung direspons kritik pedas oleh para suporter, bahkan tagar #MiloOut menggema di media sosial usai laga. Seperti yang didengungkan akun Instagram DPP Pasoepati, hingga Pagar Hijau Manahan.

"Saya pikir semua melihat pertandingan hari ini. Sepakbola selalu kejam. Tidak peduli bagaimana kita kerja keras," ucap Milo -sapaan akrab Head Coach Persis Solo Milomir Seslija- usai laga.

Ya, jalannya pertandingan memang terkesan kurang greget. Persis cukup minim membuat kesempatan emas yang bisa menggetarkan gawang lawan.

Persis sebenarnya berpeluang membombardir lini belakang lawan setelah pemain asing Persik, Rohit Chand mendapat kartu merah di menit ke-69'.

Alih-alih mentalnya kena usai harus bermain 10 menit di akhir laga, Laskar Macan Putih -julukan Persik- masih terpacu untuk pulang dengan oleh-oleh poin penuh dari Kota Bengawan.

Puncak petaka di kubu Persis ternyata terjadi di menit ke-82'. Lewat serangan baliknya, Persik sukses mencetak gol lewat kaki Romiro Fergonzi yang sukses memperdaya Gianluca Pandeynuwu yang terpaksa harus keluar gawangnya, namun gagal menghalau bola dari eks bomber Persita Tangerang tersebut.

"Kami sudah coba mengeluarkan yang terbaik, tapi kami kehilangan momen krusial. Kami malah kebobolan. Ini sama seperti saat melawan Persebaya, juga PSIS Semarang. Kami main bagus, tapi kami melakukan kesalahan (kegolan dan akhirnya kalah, Red)," ujarnya.

Dengan kekalahan ini, Persis masih terjebak di posisi ke-15 sementara. Hanya satu strip di atas zona merah, dengan tabungan baru tiga poin dari enam laga yang sudah dijalani.

Munculnya tagar #MiloOut tentu cukup beralasan, mengingat Persis sudah merasakan lima kali kekalahan di awal musim ini. Mirisnya dua diantaranya dirasakan di rumah sendiri.

"Yang dilihat hasil akhirnya. Kalah di kandang dua kali adalah hal buruk. Kami tak mencari kebenaran," tambahnya.

Milo menegaskan memang banyak catatan minor yang dibuat timnya, dan hal ini harus segera dibenahi sebelum bertandang ke markas Semen Padang, 29 September mendatang.

"Ironisnya kami mendominasi laga tapi tak cetak gol. Ada banyak kesalahan, tidak disiplin. Tapi kami tidak ada opsi menyerah dan harus lanjut," sambungnya. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #persik kediri