RADARSOLO.COM - Komisi disiplin (Komdis) PSSI melakukan sidang, 28 September lalu. Hasilnya akhirnya sudah dirilis, dan dinyatakan ada banyak klub dan pemain peserta Liga 2 yang mendapatkan sanksi atas pelanggaran yang dibuatnya.
Pertama, tim Persipal FC Dapat Hukuman sanksi denda Rp 25 juta, karena dianggap melanggar dalam pertandingan, yakni ada limz orang pemainnya yang mendapatkan kartu kuning dalam satu pertandingan.
Itu terjadi saat Persipal FC vs Gresik United FC di Pegadaian Liga 2 2024/2025, 25 September 2024.
Kedua, tim Persekat Tegal juga mendapat sanksi serupa dan pelanggaran yang sama seperti dengan Persipal, itu terjdi saat persekat melawan Persiku Kudus di Liga 2, 25 September 2024. Mengingat ada lima pemain Persekat kena kartu kuning.
klub Persipura Jayapura juga kena sanksi. Saat melawan Persela Lamongan, 25 September 2024 lalu, ternyata terjadi pelanggaran berupa pelemparan kemasan minuman ke arah wasit yang dilakukan oleh penonton Persipura Jayapura. Atas situasi ini, Persipura mendapat hukuman sanksi denda Rp 10 juta.
Tak hanya klub, dua pemain dari peserta Liga 2 juga kena sanksi.
Matheus Vieira Da Silva, pemain Tim PSKC Kota Cimahi kena denda
sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak
keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat. Dia juga kena denda Rp 10 juta.
Ini terjadi saat dia bermain dengan PSKC di Liga 2 2024/2025 melawan Dejan FC, 26 September 2024. Matheus dianggap melakukan gerakan menyikut dan mengenai dagu pemain lawan. Dia juga mendapatkan kartu merah langsung.
Dalam laga tersebut pemain Dejan FC, Ganjar Mukti Muhardiyana juga kena sanksi. Yakni sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat. Termasuk denda Rp 10 juta.
Saat laga melawan PSKC, Ganjar dianggap melakukan pelanggaran, yakni karena melakukan pemukulan kepada pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. (nik)